Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bisnis Porang Menggiurkan, Dahlan Iskan Berguru Langsung dengan Petaninya!

Bisnis Porang Menggiurkan, Dahlan Iskan Berguru Langsung dengan Petaninya! Kredit Foto: Antara/Adeng Bustomi

Kini, tanaman porang sangat populer di tempat Pak Marni. Paling tidak, dari semangat para petani sudah ada 80 hektar tanaman porang. Padahal, dahulu saat memulai menanam porang, Pak Marni dikucilkan karena menanam tanaman yang tidak enak untuk dimakan. Namun, Pak Marni tak patah arang, semua orang justru mengikutinya begitu melihat tanaman porang sangat menjanjikan.

Saat pertama kali memulai, Pak Marni bercerita ia membeli 5 kilogram katak yang menghasilkan 750 tanaman porang. Modal awal membelinya pun dari hasil menjual kayu sengon. Hasilnya, Pak Marni panen 4 ton dengan harga jual Rp1.300.

Baca Juga: Mentan: Semua Orang di Dunia Harus Tahu Porang Berasal dari Indonesia

Di tahun pertama menanam porang, tidak bisa langsung panen umbinya karena masih terlalu kecil. Panen umbi baru bisa diraih di tahun kedua. Tetapi, dari daun-daun tanaman porang itu, ada umbi daun yang bisa dijual. Bahkan, harga jualnya kini sudah Rp350 ribu per kilogram. Satu tanaman porang, hanya bisa menghasilkan 0,25 gram umbi daun.

Karena itu, ketika panen 4 ton, Pak Marni mampu meraup Rp12 jutaan. Bahkan, hingga hari ini, Pak Marni sudah mampu tujuh kali panen tidak rugi. Hasil dari bisnis porang ini pun dibelikan tanah lagi oleh Pak Marni karena merasa sudah lebih dari cukup untuk makan 3x sehari.

Saat ini, Pak Marni sudah menanam porang di tiga hektare tanah. Dan masih ada dua hektare lagi yang menganggur. Bahkan, di kacamatan tempat tinggal Pak Marni, sebagian besar rakyatnya sudah menanam tanaman porang.

"Harga [porang] naik terus ini, semakin banyak yang tanam malah semakin naik harganya," celetuk Dahlan Iskan.

Meski harga porang sudah Rp13.500 tetapi Pak Marni tetap mematok harga Rp5.000. Ini karena menurutnya sudah cukup menguntungkan.

Baca Juga: Satu Tahun Jadi Juru Bicara: Ini Bukan tentang Angka

Baca Juga: Ahli Virologi dan Molekuler Biologi: Semua Vaksin Covid-19 Aman dan Sudah Diuji

Halaman:

Penulis: Fajria Anindya Utami
Editor: Fajria Anindya Utami

Bagikan Artikel:

Video Pilihan