Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kementerian BUMN: Nilai Transaksi BUMN dengan UMKM Capai Rp10,9 Triliun

Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan, program Pasar Digital yang sudah berlangsung hingga tahap kedua ini memberikan dampak positif atas meningkatnya daya jual beli yang melibatkan BUMN dengan UMKM.

Hal ini terlihat berdasarkan data per 31 Agustus 2021, Kementerian BUMN mencatatkan total nilai transaksi BUMN dengan UMKM sudah mencapai Rp10,9 triliun. Nilai transaksi tersebut terdiri dari 142 ribu transaksi dengan melibatkan sebanyak 10.100 UMKM di seluruh Indonesia sebagai bentuk kolaborasi yang melibatkan BUMN dengan UMKM.

Baca Juga: Instruksikan BUMN Lakukan Kolaborasi dengan UMKM, Erick Thohir: UMKM Bukan Saingan!

"Selain itu, PaDi Virtual Ekspo 2021 Batch 1 lalu memberikan dampak positif di mana dalam kurun waktu seminggu tanggal 15-22 Februari 2021 terjadi 75 ribu transaksi. Saya optimis ajang pameran produk UMKM virtual bacth 2 yang melibatkan binaan mitra pengampu non-BUMN yang bergabung dalam PaDi Virtual Ekspo 2021 Batch 2 menjadi salah satu cara agar mereka bisa naik kelas," katanya dalam Opening Ceremony Pasar Digital UMKM Indonesia Virtual Expo Batch 2, Senin (6/9/2021).

Erick mengatakan, dari ekosistem tersebut dapat tercipta kolaborasi dan transaksi belanja antara BUMN dan UMKM dari mitra pengampu secara bersama-sama dan berkelanjutan. Dengan begitu, akan meningkatkan penggunaan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

PaDi Virtual Ekspo 2021 Batch 2 yang diikuti oleh sebanyak 295 UMKM, kata Erick, dengan begitu akan tergabung dan menjadi bagian penting dari PaDi UMKM yang sudah menaungi sebanyak 10.100 UMKM.

Kepada UMKM, Erick juga menjanjikan agar memberikan fasilitas pelayanan terbaik dari seluruh perusahaan BUMN di bawah Kementerian BUMN. Di antaranya dengan memberikan kemudahan pembiayaan, kepastian pembayaran, akses pasar, dan pembinaan yang berkelanjutan.

"Dengan kolaborasi ini, kita perkuat UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Saya juga memastikan BUMN dan UMKM dapat bekerja sama untuk menjadi Indonesia Tangguh dan Indonesia Tumbuh," jelasnya.

Baca Juga: Bank Jateng Perluas Layanan Perbankan Hingga Ke Universitas Indonesia

Penulis: Bethriq Kindy Arrazy
Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: