Lima Tahun Masuk Penjara karena Kasus Narkoba, Ibu Tanya: 'Kenapa Selnya Gak Dibuka?'

Lima Tahun Masuk Penjara karena Kasus Narkoba, Ibu Tanya: 'Kenapa Selnya Gak Dibuka?' Kredit Foto: Antara/Muhammad Iqbal

Ditemani suaminya, Upik Hartanti (44 tahun) mendatangi Rumah Sakit Polri untuk menyerahkan berkas keperluan pemeriksaan antemortem.

Putranya, Rezkil Khairil (23) adalah salah korban tewas dalam kebakaran lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten pada Rabu (8/9).

Hertati mengaku sangat terpukul dengan kepergian almarhum Rezkil. Karena itu, ia meminta tragedi memilukan itu diusut tuntas.

Ia juga mempertanyakan kenapa pada saat api melahap bangunan Blok C II para nara pidana, termasuk anaknya, tidak bisa diselamatkan.

"Diusutlah karena kebakaran itu kalau sulit, apa gimana, itu dia minta tolong, apa tidak dibuka (selnya)," ujar Hertati di RS Polri, Jakarta Timur, Kamis (9/9).

Sebelum kejadian yang membunuh 44 nara pidana itu, Hertati mengaku kerap berkomunikasi dengan Rezkil melalui sambungan telepon. Hertati bahkan sempat berkomunikasi dengan almarhum pada Selasa (7/9) pukul 09.00 WIB, atau beberapa jam sebelum kejadian. Adapun percakapan yang dibicarakan dengan sang anak seputar makan malam dan uang jajan.

"Malamnya, jam sembilan. Sudah makan? sudah, dia minta uang jajan, ya, udah nanti ibu kirim," kata Hertati dengan berderai air mata.

Sebenarnya, Nursin (46) suaminya sempat memiliki firasat kepergian anaknya melalui mimpi. Dalam mimpinya, Nursin merasa kehilangan anak.

Hanya saja, ia enggan menceritakan kepada Hertati dan baru menyampaikan pada saat hendak ke RS Polri. Hertati sendiri mengaku tidak memiliki firasat apapun.

"Iya, mimpi bapaknya. Tetapi dia enggak ngomong, baru kemarin pas ke sini dia ngomong," kata Hertati.

Hertati mengaku mengetahui peristiwa kebakaran hebat tersebut dari sang suami yang tengah bermain ponsel. Apalagi, ia mengetahui secara persis jika lokasi kebakaran tersebut di blok anaknya mendekam.

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini