Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pak Jokowi mengaku Sedih: Kita Semakin Dipandang Negara Lain, Tetapi Dikerdilkan di Negara Sendiri

Pak Jokowi mengaku Sedih: Kita Semakin Dipandang Negara Lain, Tetapi Dikerdilkan di Negara Sendiri Kredit Foto: Reuters
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan posisi Indonesia di kawasan internasional telah mendapat pengakuan dan dihargai. Namun, sedihnya sering dikerdilkan di negara sendiri.

"Posisi kita semakin dihargai, posisi kita semakin dihormati, posisi kita semakin dipandang oleh negara lain, tapi sering di negara sendiri dikerdilkan. Ini yang sering membuat saya sedih," kata Jokowi  saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun ke-10 Partai NasDem tahun 2021, Kamis (11/11/2021) kemarin.

Baca Juga: Presiden Jokowi Jajal Sirkuit Mandalika, Anak Buah Prabowo Singgung Banjir di Sintang

Kemudian Jokowi mengatakan bahwa dalam kunjungan kerjanya ke Italia, Skotlandia, dan Uni Emirat Arab (UEA) beberapa waktu lalu, banyak pihak yang ingin menjalin kerja sama bilateral dengan RI.

Ia mengatakan, saat dirinya tengah menghadiri rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di sejumlah negara, banyak pemimpin negara besar yang mendatanginya dan ini menandakan bahwa bangsa Indonesia semakin dihargai oleh negara-negara lain.

Lebih lanjut, kata dia, pada tingkat global itu Indonesia memiliki pengaruh besar. Maka, wilayah dan penduduk Indonesia dapat dimanfaatkan untuk memengaruhi kebijakan dunia.

Pada tahun 2022, Indonesia pun memiliki sejumlah peran penting dalam organisasi internasional. Salah satunya adalah memegang presidensi G20.

"Indonesia adalah negara pertama, negara berkembang pertama yang menjadi Presidensi G20," paparnya.

Indonesia juga akan menyelenggarakan berbagai konferensi internasional pada tahun 2022 mendatang. Jokowi mengatakan, Indonesia berada setara dengan negara maju dalam G20.

"Kita bisa memanfaatkan posisi ini untuk kepentingan nasional kita. Tidak ada yang lain, kepentingan nasional kita," tuturnya.

Selain itu, Indonesia akan kembali memegang keketuaan internasional. Di mana, akan menjadi Ketua ASEAN pada akhir tahun 2022.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Alfi Dinilhaq

Tag Terkait: