Danone SN Indonesia Sabet Sustaintability Reporting Rating 2021

Danone SN Indonesia Sabet Sustaintability Reporting Rating 2021 Kredit Foto:

Laporan Keberlanjutan Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia 2019-2020 meraih rating Silver dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2021 yang diselenggarakan oleh National Center for Sustainability Reporting (NCSR). Dalam prosesnya, ada tiga aspek penilaian yaitu dampak lingkungan, sosial dari aktivitas perusahaan, dan pencapaian SDGs. 

Danone SN Indonesia menerbitkan laporan keberlanjutan setiap dua tahun sekali yang merupakan wujud komitmen perusahaan untuk beroperasi dengan menerapkan standar pelaporan yang transparan atas praktik bisnis berkelanjutan, sekaligus mengupayakan keberlanjutan sesuai dengan visi One Planet One Health dimana perusahaan percaya bahwa kesehatan planet dan kesehatan manusia saling berkaitan.

Rating yang diberikan ini menunjukkan bahwa laporan yang dikeluarkan telah sejalan dengan Global Reporting Initiative (GRI) yang merupakan sebuah standar pelaporan yang digunakan secara global di seluruh dunia.

Vera Galuh Sugijanto, Vice President General Secretary Danone Indonesia dalam keterangan persnya, Danone SN Indonesia memiliki keyakinan kuat bahwa kesehatan manusia dan kesehatan planet saling terkait satu sama lain, sehingga kami bertekad untuk melakukan bisnis secara berkelanjutan dan bertanggung jawab. Menurutnya transparansi akan operasional bisnis menjadi hal yang utama.

“Untuk itu, kami membuat laporan berkelanjutan yang kami luncurkan secara berkala untuk memberikan informasi terkait aktivitas bisnis kami kepada para pemangku kepentingan,” jelas Vera. 

Laporan berkelanjutan merupakan kesempatan Danone SN Indonesia menyampaikan tanggung jawab Danone SN Indonesia dalam mewujudkan misi ganda perusahaan yaitu sosial dan bisnis. Melalui laporan keberlanjutan, dapat diketahui kontribusi perusahaan atau organisasi dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Pelaporan keberlanjutan memberikan pemahaman kepada pemangku kepentingan utama tentang dampak keberlanjutan terhadap kegiatan bisnis utama perusahaan, dan tindakan strategis yang diambil oleh perusahaan dalam menanggapi dampak tersebut.

Dengan demikian, pelaporan keberlanjutan mencerminkan akuntabilitas perusahaan dalam menjalankan urusan bisnisnya secara bertanggung jawab agar para pemangku kepentingan dapat mengevaluasi pelaksanaannya.

Ketua NCSR, Dr. Ali Darwin mengatakan, aksi keberlanjutan memerlukan inovasi dan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan, dan aksi tersebut perlu diungkapkan dalam laporan keberlanjutan. Selanjutnya Ali menjelaskan bahwa acara ini diselenggarakan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan yang telah membuat laporan keberlanjutan dan mendorong peningkatan baik kuantitas maupun kualitas laporan yang diberikan oleh perusahaan.

Prof. Eko Ganis Ph.D, Ketua Dewan Juri ASRRAT 2021 mengatakan bahwa spirit lestari membangun makna hidup dalam bingkai keseimbangan yang baik secara sosial, lingkungan, ekonomi, teknologi dan spiritual.

Terkait proses asesmen laporan, Eko menjelaskan, tahun ini proses penilaian laporan dilakukan oleh 20 orang asesor, yang merupakan dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Mereka semuanya memiliki kompetensi sebagai asesor karena telah memiliki sertifikat spesialis laporan keberlanjutan yang dikeluarkan oleh NCSR yang disebut Certified Sustainability Reporting Specialist (CSRS). 

“Laporan keberlanjutan Danone SN Indonesia yang disampaikan kepada NCSR disiapkan sesuai dengan Standar GRI, sebuah organisasi standar independen internasional yang membantu bisnis, pemerintah, dan organisasi lainnya untuk memahami dan mengomunikasikan dampak mereka berkaitan dengan isu seperti perubahan iklim, hak asasi manusia, dan korupsi,” jelasnya.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini