MUI DKI Bentuk Cyber Army untuk Anies, Bisa Picu Perang Agama!

MUI DKI Bentuk Cyber Army untuk Anies, Bisa Picu Perang Agama! Kredit Foto: Twitter/Anies Baswedan

Wacana MUI DKI Jakarta membentuk cyber army alias tim siber untuk membentengi Gubernur Anies Baswedan menimbulkan polemik baru.

Direktur Eksekutif Center for Youth and Population Research (CYPR) Dedek Prayudi menilai langkah tersebut bisa menimbulkan bahaya dari politisasi agama. 

"Politisasi agama itu menyebabkan perpecahan di mana-mana," kata Dedek kepada GenPI.co, Rabu (24/11).

Baca Juga: Anwar Abbas: Baguslah Kalau Saya Dipecat dari MUI

Dedek menjelaskan dalam prosesnya, politisasi agama akan memberi batasan nyata tanpa adanya toleransi.

Sebab, kata dia, anggapan bukan barisan Tuhan akan terus menggema.

"Narasi politisasi agama itu akan muncul. Jika bukan barisan Tuhan, semua berarti musuh," jelasnya.

Selain itu, Dedek mengungkapkan politisasi agama akan menyinggung soal perang Islam pada masa lalu.

Menurutnya, politisasi agama pernah terjadi di Indonesia, sehingga MUI Jakarta harus berpikir ulang dalam membuat wacana tersebut.

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini