Habib Rizieq Bakal Memaafkan, Kalau Jenderal Dudung Duluan yang Minta Maaf

Habib Rizieq Bakal Memaafkan, Kalau Jenderal Dudung Duluan yang Minta Maaf Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Depok Nuim Hidayat mengaku terkejut dengan pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Dudung Abdurrahman yang meminta agar Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua dirangkul.

Langkah kontroversial Dudung bukan kali ini saja, kata Nuim, sebelumnya ia juga pernah memerintahkan dengan tegas agar baliho FPI dan Habib Rizieq dicopot di seluruh wilayah Jabodetabek.

"Ia juga salah satu tokoh penting yang menyarankan agar FPI dibubarkan," kata Nuim.

Nuim menambahkan Dudung mulai melesat namanya ketika dia mendirikan patung Soekarno di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah. Peresmian patung itu dihadiri Megawati, Prabowo dan Puan Maharani.

"Konflik Dudung dengan Habib Rizieq memuncak, karena masalah pembunuhan enam laskar FPI. Habib menyerukan pemboikotan terhadap Dudung dan Fadil Imran.

"Jangan undang Fadil Imran dan Dudung dalam acara apapun. Jika ada acara dihadiri Fadil dan Dudung maka bubar saja…!! Tinggalkan…!! Karena Fadil dan Dudung “penjahat HAM” terlibat penyiksaan dan pembantaian 6 Laskar FPI pengawal IB HRS di rumah penyiksaan,"

"Apapun konflik yang terjadi antara Jenderal Dudung dengan Habib Rizieq, harusnya Dudung sebagai jenderal harus berendah hati. Kalau terhadap KKB Papua saja ia bisa menyayangi, kenapa kepada Habib Rizieq dan FPI tidak. Habib tidak pernah menyerukan separatisme dan membunuh banyak orang seperti KKB Papua

"Lebih menentramkan lagi bagi masyarakat, bila Jenderal Dudung berani untuk minta maaf dan silaturahmi kepada Habib. Tapi apakah Dudung mau? Kalau Habib saya duga kuat akan memaafkan, bila Dudung minta maaf,"

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini