Dibongkar! Pantas Saja Anies Ngotot Gelar Formula E, Ternyata untuk 2024

Dibongkar! Pantas Saja Anies Ngotot Gelar Formula E, Ternyata untuk 2024 Kredit Foto: Instagram/Anies Baswedan

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul membeber analisisnya terkait kepentingan Formula E untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Menurutnya, pagelaran Formula E akan diperjuangkan mati-matian oleh Anies untuk menjadi sebuah prestasi untuk mendapatkan dukungan sebagai Capres 2024.

Baca Juga: Ditanya Soal Anies yang Disebut Maju Pilpres 2024, JK Langsung Bilang...

Menurut Adib, sudah ada tanda-tanda dan kode dari Partai NasDem untuk menggaet Anies Baswedan.

“Penunjukan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni sebagai Ketua Pelaksana Formula E juga wujud kedekatan Anies dengan Ketua Partai Nasdem Surya Paloh,” ujar Adib kepada GenPi.co, Rabu (1/12)

Menurutnya, dengan dukungan Nasdem tersebut sangat berpengaruh bagi karier politik Anies Baswedan. Oleh sebab itu, menurutnya Anies akan memastikan bahwa Formula E harus tetap berjalan.

“Saya rasa Anies harus getol dan mati matian menjadikan Formula E menjadi gelaran sukses walau banyak kontroversi. Event skala internasional bisa mempromosikan Anies,” katanya.

Adib mengatakan bahwa dengan prestasi tersebut, Anies bisa membranding diri sehingga popularitas dan elektabilitas makin besar.

"Formula E bakal dijadikan kuncian di akhir jabatan Anies untuk dikapitalisasi hingga 2024. Semacam prestasi prestisius kira-kira,” katanya.

Baca Juga: Jenderal Dudung Abdurachman Datang, Reuni 212 Ambyar

Selain itu menurut Adib, kans Sahroni juga terbuka. Oleh sebab itu, Adib menilai Sahroni diperispkan sebagai ketua event formula E.

“Ini sebagai bentuk dimulainya branding Nasdem dan sahroni secara pribadi dan menandai bahwa Nasdem pro kepada Anies Baswedan,” tandasnya.

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini