Permintaan dari India-Jepang, Koperasi Rumput Laut Binaan Pertamina Field Tambun Kebanjiran Order

Permintaan dari India-Jepang, Koperasi Rumput Laut Binaan Pertamina Field Tambun Kebanjiran Order Kredit Foto: Ferry Hidayat

Hampir dua tahun pandemi COVID-19 melanda Indonesia. Sektor UMKM termasuk yang paling terdampak, tapi tidak bagi Koperasi Mina Agar Makmur, mitra binaan Subholding Upstream Regional Jawa Bagian Barat Field Tambun.

Pandemi COVID-19 justru menambah semangat pengurus dan anggota koperasi untuk meningkatkan produksi.

“Alhamdulillah, pandemic COVID-19 tidak berpengaruh bagi kami. Produksi rumut laut kering dan produk olahan rumput laut tetap stabil, hanya awal COVID-19 dan masa PSBB saja turun sedikit karena pembatasan pekerja,” ujar Usup Supriatna, Ketua Koperasi Mina Agar Makmur.

Usup mengatakan permintaan akan rumput laut kering dan agar-ag ar rumput laut yang dihasilkan oleh Koperasi Mina Agar Makmur cukup tinggi. Konsumen tertarik atas mutu rumput laut kering dan produk hasil olahan rumput laut yang dihasilkan oleh Koperasi.

“Ada permintaan olahan rumput laut 1 ton per bulan ke India, kami tolak. Kami tak sanggup memasok sebanyak itu. Kami juga baru mencoba memasok ke Jepang melalui pihak ketiga, itu pun baru 15 kg,” ujarnya.

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

Selanjutnya
Halaman

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini