Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Masyarakat Indonesia Terlibat dalam Sektor Perkebunan Sawit, Apa Buktinya?

Masyarakat Indonesia Terlibat dalam Sektor Perkebunan Sawit, Apa Buktinya? Kredit Foto: Antara/Akbar Tado
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perekonomian berbasis minyak kelapa sawit bagi Indonesia merupakan sektor yang sangat strategis dalam segala aspek. Karenanya, menjaga keberlanjutan sektor perkebunan kelapa sawit menjadi suatu keharusan. Tidak hanya itu, hampir semua rakyat Indonesia juga terlibat dalam kegiatan ekonomi berbasis sawit. Melansir laporan PASPI, Rabu (19/1/2022), berikut buktinya.

Pertama, hampir semua masyarakat Indonesia merupakan konsumen minyak sawit dan produk turunannya seperti minyak goreng, mentega, oleopangan yang digunakan dalam berbagai produk roti, mie instan, sabun mandi, deterjen, kosmetik, toiletries hingga produk farmasi.

Baca Juga: Kontribusi Sawit Signifikan di Tengah Kinerja Ekspor 2021 yang Melonjak

Kedua, terlibat dalam proses produksi perkebunan sawit pada lebih dari 200 kabupaten sentra kebun sawit di Indonesia. Data PASPI mencatat, terdapat lebih dari 17 juta pekerja langsung dan tidak langsung yang bekerja di sektor perkebunan kelapa sawit.

"Menurut Bank Indonesia, perekonomian Jawa-Bali ditarik oleh sentra-sentra sawit di Pulau Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi," catat laporan PASPI.

Ketiga, penduduk yang terlibat dalam poses produksi industri hilir minyak sawit dan perdagangan hasilnya. Mulai dari aktivitas pelabuhan, karyawan pabrik, restoran, warteg, toko sembako, industri roti/kue, dan sebagainya.

"Begitu luas dan besar perekonomian berbasis sawit dalam ekonomi kita. Sekali lagi, pemerintah jangan terperangkap dalam skenario LSM antisawit yang memojokkan sawit nasional karena dampaknya sangat besar dan luas bagi Indonesia," catat laporan PASPI.

Penulis: Ellisa Agri Elfadina
Editor: Puri Mei Setyaningrum

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan