Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Dipanggil KPK Usai Laporkan Gibran dan Kaesang, Ubedilah Badrun Langsung Mengaku...

Dipanggil KPK Usai Laporkan Gibran dan Kaesang, Ubedilah Badrun Langsung Mengaku... Kredit Foto: Instagram/Ubedilah Badrun
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ubedilah Badrun, Dosen Universitas Negeri Jakarta(UNJ), membeberkan informasi terbaru soal laporannya yang libatkan dua putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.

Dikutip dari Suara.com, Ubedilah Badrun mengaku dipanggil KPK.

Baca Juga: Rocky Gerung Tanggapi Pelaporan Gibran-Kaesang, Katanya Jokowi Tak Bisa...

"Kabar gembira, hari ini kita dipanggil KPK," ujar Ubedilah Badrun, seperti dikutip dari Suara.com, Rabu (26/1/2022).

Sang dosen pun mengaku dirinya akan penuhi panggilan KPK bersama kuasa hukumnya.

"Saya didampingi kuasa hukum Ahmad Wakil Kamal untuk memenuhi panggilan hari ini sekitar jam 11 siang di KPK," katanya.

Namun sayang, Ubedilah belum jelaskan soal alasan KPK memanggil dirinya.

Hingga berita ini ditulis, Ubedilah belum memberikan konfirmasi mengenai panggilan KPK.

Seperti diketahui, sebelumnya Ubedilah Badrun melaporkan Gibran dan Kaesang ke KPK.

Gibran dan Kaesang dilaporkan atas dugaan korupsi dan pencucian uang.

Saat ini, KPK masih memverifikasi laporan Ubedilah

Plt Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, langkah tersebut merupakan proses wajib yang dilakukan terhadap seluruh pelaporan yang masuk ke KPK.

Baca Juga: Jokowi Mania Mau Beri Maaf, Ubedilah Badrun Langsung Bilang...

"Tujuannya untuk memastikan apakah itu kewenangan KPK atau bukan kalau kemudian ada dugaan peristiwa pidana korupsi," ujarnya.

"Termasuk ranah tindak pidana korupsi dan menjadi kewenangan KPK atau tidak. Tentu semuanya membutuhkan waktu dan proses," imbuhnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Editor: Adrial Akbar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan