Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Hary Tanoe Sulap Perusahaan Transportasi Jadi Batu Bara, BEI Bekukan Sahamnya

Hary Tanoe Sulap Perusahaan Transportasi Jadi Batu Bara, BEI Bekukan Sahamnya Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Warta Ekonomi, Jakarta -

Saham perusahaan transportasi udara yang disulap menjadi perusahaan pertambangan batu bara oleh Hary Tanoesoedibjo, PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA) atau PT MNC Energy Investments Tbk dibekukan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

BEI memutuskan untuk melakukan penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan saham IATA karena harganya meningkat pesat.

“Dalam rangka cooling down, BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham IATA, pada perdagangan tanggal 22 Februari 2022," kata P.H Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Donni Kusuma Permana, dalam keterbukaan informasi, di Jakarta, Selasa (22/2/2022).

Baca Juga: Tugaskan Gurita Bisnisnya Garap Batu Bara, Hary Tanoe Blak-blakan Bilang Bisnis Ini Untungnya Besar!

Donni menyebutkan bahwa penghentian sementara perdagangan saham IATAtersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

“Tujuan suspensi ini untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham IATA,” jelas Donni.

Baca Juga: Tekor Mulu Selama 13 Tahun, Dengan Modal Rp2 Triliun Hary Tanoe Sulap IATA Jadi Perusahaan Batu Bara

Ia pun meminta kepada para pihak - pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan.

Asal tahu saja, saham IATA dalam satu bulan terakhir mengalami kenaikan yang luar biasa besar hingga mencapai 222,58%. Jika pada 24 Januari 2022 saham IATA masih berada di harga Rp62 per saham, namun pada penutupan perdagangan 21 Februari 2022 telah bertengger di Rp200 per saham. Padahal, saham IATA sempat longsor ke Rp59 per saham pada 25 Januari 2022.

Baca Juga: Gerindra Angkat Suara Terkait Kejelasan Prabowo Subianto di Pilpres 2024: Kita Sudah di Luar KIB dan PDIP

Penulis: Annisa Nurfitriyani
Editor: Annisa Nurfitriyani

Advertisement

Bagikan Artikel: