Gak Kelar-kelar, Elon Musk Masih Kepentok Hukum Atas Paket Pembayaran CEO Tahun 2018
Kredit Foto: Reuters/Mike Blake
Pemegang saham menuduh bahwa anggota dewan Tesla memiliki konflik yang dirahasiakan dan mengatakan Musk membuat rencana pembayarannya sendiri dengan bantuan pribadi dari mantan pengacara perceraiannya Todd Maron, yang juga penasihat umum Tesla.
Tornetta mengklaim bahwa dewan Tesla tidak mengungkapkan semua informasi yang seharusnya dimiliki pemegang saham sebelum pemungutan suara proksi untuk menyetujui rencana pembayaran.
Untuk diketahui, Maron telah meninggalkan perusahaan pada akhir 2018, dan Tesla tidak memiliki penasihat umum sejak Desember 2019.
Pengacara Musk telah meminta pengadilan untuk penilaian singkat dan berusaha agar kasus tersebut dibatalkan. Namun dalam sebuah surat tertanggal 24 Februari, kanselir pengadilan Kathleen St. J. McCormick menulis, “Saya skeptis bahwa litigasi ini dapat diselesaikan berdasarkan fakta yang tak terbantahkan. Jadi, saya membatalkan argumen lisan pada mosi penilaian ringkasan. Kasus ini akan diadili."
Sebuah persidangan telah dijadwalkan pada 18 April, di pengadilan kanselir Delaware, menurut pengajuan yang pertama kali diterbitkan oleh database transparansi hukum PlainSite.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Fajria Anindya Utami
Editor: Fajria Anindya Utami
Advertisement