Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Niat Menag Yaqut Cholil Qoumas Datangkan Paus Fransiskus Direspons BPIP, Begini Katanya

Niat Menag Yaqut Cholil Qoumas Datangkan Paus Fransiskus Direspons BPIP, Begini Katanya Kredit Foto: Instagram/Yaqut Cholil Qoumas
Warta Ekonomi, Jakarta -

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyambut baik rencana Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas akan mendatangkan dua tokoh agama dunia, yaitu Grand Syeikh Al-Azhar Ahmed Al-Tayeb dan Pimpinan Gereja Katolik di Vatikan Paus Fransiskus ke Indonesia.

Menurut Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo, undangan dalam rangka koordinasi dan kosolidasi itu sebagai upaya memperjuangkan nilai-nilai persaudaraan sejati dan perdamaian dunia.

Baca Juga: Menag Yaqut Berencana Undang Paus Fransiskus ke Indonesia, DPR RI Merespons Begini

"Saya kira baik sekali ya, karena akan membawa dampak bagi dunia khusus Indonesia dan menjadi role model bagi dunia dalam mempromosikan persaudaran sejati," ujar Benny dalam keterangannya kepada Suara.com, Rabu (9/3/2022).

Benny meyakini kunjungan kedua tokoh dunia itu, dapat memperkokoh pentingnya Ideologi Pancasila dalam mempromosikan tata dunia baru yang berkeadilan.

"Karena kenapa, Ideologi Pancasila menjadi solusi terhadap perdamainan dunia dan tercipta tata peradaban yang orientasi nilai kemanusian yang universal," ucap Benny.

Ia juga mengaku momentum tersebut sangat tepat, karena Indonesia dipercaya oleh negara-negara lain menjadi pimpinan dalam perhelatan G-20 yang digelar sejak Desember 2021 sampai November 2022.

"Kehadiran dua tokoh dunia ini juga sangat tepat ditengah perhelatan G-20 sehingga akan memperkokoh peranan Indonesia dalam mempromosikan nilai-nilai Pancasila,", ucapnya.

Sebelumnya,  Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kembali menegaskan rencananya untuk menghadirkan dua tokoh agama dunia, yaitu Grand Syeikh Al-Azhar Ahmed Al-Tayeb dan Pimpinan Geraja Katolik di Vatikan Paus Fransiskus. 

Penegasan ini disampaikan Yaqut saat memberikan pembinaan pada ASN Kementerian Agama di Jakarta, Rabu (9/3/2022).

"Selain Paus Fransikus, saya bersama tim tengah berusaha mengundang Grand Syekh Al-Azhar untuk bisa hadir ke Indonesia," papar Yaqut.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Editor: Adrial Akbar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan