Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ramadan-Idul Fitri Volume Pengiriman Bakal Melonjak, Ini Strategi Sicepat

Ramadan-Idul Fitri  Volume Pengiriman Bakal Melonjak, Ini Strategi Sicepat Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bulan Ramadan 2022 tinggal menghitung hari, SiCepat Ekspres pun sudah siap menyambut moment tersebut. Mulai dari infrastruktur, teknologi, dan sistem operasional sudah disiapkan untuk menghadapi lonjakan pengiriman paket yang diperkirakan akan meningkat hingga 10% dari rata-rata jumlah pengiriman harian yang lebih dari 2 juta paket per hari.

Selain itu beberapa inisiatif dari produk layanan maupun kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) juha disiapkan untuk menjawab keinginan dan kebutuhan masyarakat pada bulan Ramadan hingga hari Raya Idul Fitri, diantaranya pengantaran sameday service untuk pengiriman parsel yang bisa didapatkan dengan cara mengakses superapps SiCepat, bagi-bagi takjil di beberapa titik di wilayah sampai dengan santunan untuk panti asuhan di wilayah Jabodetabek. 

The Kim Hai, CEO SiCepat Ekspres menyampaikan, “Kami telah mempersiapkan baik infrastruktur, teknologi, dan sistem operasional yang terintegrasi agar seluruh proses pengiriman dapat berjalan dengan baik. Sameday service yang kami hadirkan untuk memberikan kemudahan, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan, dimana tradisi masyarakat Indonesia antara lain saling mengirimkan bingkisan untuk melengkapi bulan Ramadan maupun sampai nanti Idul Fitri.” 

Menurut The Kim Hai di momen Ramadan ini SiCepat Ekspres juga menggelar aksi sosial dengan tema #YukSelaluBerbagi melalui program di antaranya adalah Berbagi 1000 Sembako untuk masyarakat membutuhkan dan program Berbagi Takjil Jumat Berkah. Ditargetkan lebih dari 10 ribu paket takjil dapat didistribusikan ke lebih dari 53 titik di lokasi Jabodetabek dan Rantau Prapat, Sumatera Utara.  

‘’Momen Ramadan kali ini menjadi momentum bagi kita merefleksikan diri untuk terus berbagi kepada sesama. Terlebih di masa peralihan endemik yang mana masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk bangkit kembali,” ujarnya

Penulis: Sufri Yuliardi
Editor: Sufri Yuliardi

Bagikan Artikel:

Video Pilihan