Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Mahasiswa Akan Geruduk Istana, Rocky Gerung Sebut Itu Wajar

Mahasiswa Akan Geruduk Istana, Rocky Gerung Sebut Itu Wajar Kredit Foto: Instagram/Rocky Gerung
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat politik Rocky Gerung menilai maraknya aksi demonstrasi belakangan ini adalah hal yang wajar. Tidak stabilnya situasi sosial, politik, dan ekonomi belakangan ini menjadi penyebabnya.

Bagi Rocky akumulasi ketidak stabilan itu sudah tidak dapat ditahan kembali. Ditambah lagi, ketidak mampuan Presiden Jokowi mengendalikan oligarki, memperburuk keadaan. Hal itu dapat dilihat dari kurang baiknya pendistribusian APBN.

Baca Juga: Ingat Baik-Baik, Istana Tak Larang Mahasiswa Demo Jokowi, Tapi Tidak...

"APBN itu dari awal di rancang untuk mendistribusikan keadilan, itu tidak bisa dilakukan oleh Presiden  karena kapasitas dia yang tidak cukup," kata Rocky dalam sebuah video yang diunggah oleh kanal YouTube Rocky Gerung Official.

Lebih lanjut, Rocky menyebut bila hal-hal diatas tidak dapat diatur sehingga malah menguntungkan segelintir pihak belaka, maka akan menimbulkan gerakan rakyat. Hal itulah yang membuat Rocky mewajari maraknya aksi demonstrasi belakangan ini.

"Itu yang menunjukan mengapa akhirnya mahasiswa demo besar-besaran. Mengapa buruh menolak segala macam Bantuan Langsung Tunai (BLT) karena itu dianggap sebagai upaya untuk mengelabuhi saja," sebut Rocky.

Akhirnya, bagi Rocky, akumulasi dari semua hal tersebut yang membuat pemerintahan Jokowi sedang tidak baik-baik saja. Bahkan, ia mengklaim tinggal menunggu sentilan kecil saja agar rezim ini runtuh.

Baca Juga: Moeldoko Buka-Bukaan Soal Bergulirnya Isu Jokowi Tiga Periode, Ternyata...

"Jadi sekali lagi memang sudah berantakan, dan sudah tercium oleh investor internasional bahwa kabinet jokowi sudah selesai," pungkas Rocky.

Seperti yang sudah diberitakan, beberapa elemen mahasiswa mewanti-wanti presiden Jokowi akan ada aksi demonstrasi besar-besaran bila permintaan mereka tidak diwujudkan. Salah satunya adalah Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI). BEM SI ini secara terbuka mengajak para mahasiswa untuk melakukan aksi kolektif pada 11 April 2022, dengan beberapa tuntutannya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Adrial Akbar

Bagikan Artikel: