Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Partai Pimpinan Haji Giring Dihantam Isu Tak Sedap, Rocky Gerung: Bagus Juga Ada Perpecahan di PSI…

Partai Pimpinan Haji Giring Dihantam Isu Tak Sedap, Rocky Gerung: Bagus Juga Ada Perpecahan di PSI… Kredit Foto: Instagram/Giring Ganesha
Warta Ekonomi, Jakarta -

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kini dipimpin oleh Haji Giring Ganesha diterpa isu tidak sedap terkait keretakan internal partai.

Hal ini diduga Ini berawal dari kritikan PSI DKI Jakarta yang menyoroti sikap Dewan Pimpinan Pusat PSI yang terlalu sibuk menyenggol persoalan DKI Jakarta pimpinan Gubernur Anies Baswedan.

"Karena di luar itu, tadi saya sudah menceritakan background bahwa masyarakat juga banyak yang bertanya-tanya kenapa PSI langkah seperti ini. Kita hanya fokus pada Pak Anies, kita terlalu tendensi secara pribadi. Jadi menurut saya itu sinyalemen yang harus dijawab dan diklarifikasi oleh teman-teman DPP ya menurut saya," kata Anggara Wicitra Sastroamidjojo, anggota DPRD Fraksi PSI dalam keterangan tertulisnya, dikutip dari laman detik.com, Senin (9/5/22).

Mengenai hal ini, pengamat politik, Rocky Gerung ikut berkomentar. Lewat video akun youtube miliknya (Rocky Gerung Official) yang juga bersama oleh Hersubeno Arief dari Forum News Network (FNN), Rocky menyinggung soal “sakit” yang dialami oleh PSI. Sakit tersebut antara lain adalah kurangnya ide.

Dengan kondisi yang demikian, menurut Rocky sangat wajar jika beberapa kader strategis mulai memilih untuk “bermain dua kamar” di PSI karena dianggap sudah minim harapan untuk berkembang.

Baca Juga: Opung Luhut Bertemu Elon Musk, Omongan Rocky Gerung Nyelekit: Saya Kira Diskusi Saja...

“Oleh karena itu orang-orang yang secara pragmatis melihat karirnya akan terhalang di PSI ya mulai bikin semcam politik dua kamar, masih di PSI tapi pro Anies,” jelas Rocky dikutip dari akun Youtubenya, Senin (9/5/22).

Baca Juga: Nilai Setor Tunai Tanpa Kartu Blu by BCA Digital Tembus Rp 381 Miliar

Penulis: Bayu Muhardianto
Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: