Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Menterinya Jokowi yang Sibuk Nyapres Mohon Simak, Fahri Hamzah: Kabinet Ini Babak Belur!

Menterinya Jokowi yang Sibuk Nyapres Mohon Simak, Fahri Hamzah: Kabinet Ini Babak Belur! Kredit Foto: Instagram Fahri Hamzah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah minta menteri yang sibuk menunjukkan gelagat ingin mengikuti kontestasi pemilihan presiden atau Pilpres 2024 untuk mundur dari kabinet. 

"Secara umum, semua menteri yang punya konflik kepentingan baik pribadi maupun jabatan sebaiknya mengundurkan diri," katanya dalam keterangannya, Kamis (12/5/2022).

Fahri menyinggung menteri tersebut sebagai pencari cuan. Dia mengaku miris karena seharusnya menteri fokus bekerja membantu presiden mengatasi krisis akibat pandemi.

"Kabinet ini babak belur padahal masih 2,5 tahun. Saat Krisis menghadang tapi menteri pada cari cuan dan popularitas. Akhirnya presiden menanggung beban sendiri," katanya.

Fahri pun mengingatkan kembali komitmen Presiden Jokowi yang menentang adanya sistem rangkap jabatan dalam semua lini pemerintahan.

Baca Juga: Fahri Hamzah Murka Gegara Cak Imin Usul Calon Tunggal di Pilpres Nanti, Omongannya Menggelegar!

Di sisi lain Fahri mengingatkan para menteri berterima kasih kepada Jokowi dan fokus membantunya mengatasi masalah. Bukan malah aji mumpung mencari popularitas untuk mendapat kekuasaan.

"Dan kalau mereka menganggap diri profesional, ya profesional aja, curahkan ilmu sedalam-dalamnya untuk membereskan kerja-kerja besar yang ditugaskan oleh Presiden. Habis itu kembali aja ke dunia profesional. Tapi sayangnya pada aji mumpung melihat popularitas sebagai segala-galanya. Pengen berkuasa," sentil politisi asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ini.

Akhirnya, lanjut Fahri, kepercayaan yang begitu besar dari Presiden dan kekuasaan yang begitu luas justru dipakai untuk membangun popularitas dan tentunya menambah pundi-pundi dengan alasan biaya politik.

Bahkan menurutnya, tanpa canggung-canggung mereka bangga dengan semuanya padahal tidak becus bekerja.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Akurat.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan