Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Jadi Korban Pengeroyokan, Ade Armando Sebut Ada Mahasiswa yang Coba Menolong Dirinya

Jadi Korban Pengeroyokan, Ade Armando Sebut Ada Mahasiswa yang Coba Menolong Dirinya Kredit Foto: Antara/Galih Pradipta
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengeroyokan salah seorang dosen Universitas Indonesia, Ade Armando pada 11 April lalu di aksi mahasiswa memasuki “babak baru”.

Selain ditangkapnya beberapa pihak yang diduga melakukan pengeroyokan, kini Ade sudah muncul di publik dan mengungkapkan kejadian pengeroyokan yang dia alami.

Di awal-awal saat berita pengeroyokan tersebar, sempat berhembus bawa Ade dikroyok oleh massa aksi mahasiswa.

Namun setelah dilakukan penindakan berupa penangkapan beberapa pihak, diketahui bahwa pelaku pengeroyokan bukanlah mahasiswa. Ade bahkan sesumbar ada beberapa mahasiswa yang mencoba menghentikan pengeroyokan tersebut.

Baca Juga: Refly Harun Sebut Penegak Hukum Akan “Bingung” Soal Ulah Ruhut yang Posting Meme Anies Baswedan

"Mahasiswa juga sebagian berusaha menolong saya ya, walaupun lagi-lagi terhambat oleh banyaknya orang," ungkap Ade di Cokro TV, dikutip Selasa (17/5/21).

Ade yang sampai berdarah-darah diketahui mendapat serangan serius dari massa. Dia pun blak-blakan engungkapkan jika saja polisi terlambat mengamankan dirinya, maka kemungkinan dirinya hanyalah tinggal nama (mati).

“Kalau saja terlambat, barangkali lima menit sampai sepuluh menit polisi menolong saya ada kemungkinan bahwa saya sudah matilah,” ujar Ade.

Diketahui pihak kepolisian menetapkan 9 orang sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan Ade Armando. Sebanyak dua tersangka masih diburu pihak polisi.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan