Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Reshuffle Kabinet jadi Solusi Supaya Jokowi Dapat Kepercayaan Lagi

Reshuffle Kabinet jadi Solusi Supaya Jokowi Dapat Kepercayaan Lagi Kredit Foto: WE
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai hasil survei dari Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia merilis kinerja Presiden Joko Widodo mengalami penurunan dari 72 persen pada Desember 2021 menjadi 58,1 persen pada Mei 2022.

Penurunan kinerja itu tentu tidak mengejutkan. Sebab, tekanan ekonomi sangat dirasakan masyarakat, terutama kelas menengah ke bawah.

"Pelaku usaha mikro juga mengalami kesulitan karena tidak stabilnya harga kebutuhan bahan pokok. Hal itu membuat ketidakpastian dalam berusaha," kata Jamil kepada Warta Ekonomi.

"Masyarakat juga merasakan menurunnya kebebasan berpendapat. Ada kehawatiran untuk menyatakan pendapat, termasuk di media sosial," tegasnya.

Hal itu, lanjut Jamil, membuat ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja Jokowi. Karena itu, sudah saatnya Jokowi meresuffle kabinetnya.

"Reshuffle kabinet dapat dilakukan untuk bidang ekonomi dan politik. Di bidang ekonomi Kabinet Jokowi perlu penyegaran agar dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi," tegasnya.

Di bidang politik, diharapkan menteri baru dapat mengembalikan kebebasan berpendapat. Hal ini diperlukan karena menjadi salah satu indikator demokrasi.

"Melalui reshuffle kabinet, kepercayaan masyarakat terhadap Jokowi diharapkan akan membaik. Hanya dengan kepercayaan masyarakat, Jokowi dapat meningkatkan kinerja kabinetnya,"

Editor: Ferry Hidayat

Bagikan Artikel:

Video Pilihan