Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Koalisi Aktivis Gelar Demo Kepemimpinan KNPI Jaktim

Koalisi Aktivis Gelar Demo Kepemimpinan KNPI Jaktim Kredit Foto: Istimewa

Sementara, Anton pengurus OKP Garda Api Kota Jakarta Timur yang juga turut serta dalam aksi, menyatakan bahwa Musda KNPI Kota Jakarta Timur ke XIV terkesan dibuat settingan untuk menjegal kandidat lainnya dan tidak ada semangat musyawarah keberhimpunan KNPI.

"Panitia Musda KNPI Jakarta Timur diduga merencanakan Musda ini hanya untuk calon tunggal secara aklamasi dan menutup kesempatan pemuda lainnya untuk berkompetisi memperebutkan posisi Ketua DPD KNPI Jakarta Timur", ucap Anton.

Lebih lanjut, Anton mengungkapkan penjegalan dilakukan dengan syarat yang tidak rasional dan terkesan informasi penyelenggaraan Musda dilakukan secara tertutup.

"Ini mau Musda atau main kucing-kucingan? Tidak ada semangat keterbukaan dan musyawarah sama sekali, undangan OKP tidak diinformasikan kepada kami sebagai pimpinan OKP", jelas Anton.

Selain itu, Anton mengungkapkan mahalnya biaya pendaftaran calon Ketua sebesar lima belas juta rupiah.

"Calon kandidat ketua dibebankan biaya sebesar lima belas juta rupiah, nilainya lima kali lipat lebih mahal dibanding Musda XIII tahun 2019 lalu, panitia harus mampu menjelaskan buat apa saja uang itu? KNPI ini organisasi kepemudaan bukan organisasi bisnis yang sesuatunya dinilai dengan uang, kami akan lakukan aksi lanjutan Senin depan di kantor Walikota Jakarta Timur dan kantor Dispora DKI Jakarta sampai tuntutan kami terpenuhi", ungkap Anton. 

Baca Juga: Tren Harga Beras Naik, Politisi Demokrat: Ketinggian Bapak Ngomong Kendaraan Listrik dan Startup Kalau Urus Beras Aja Pontang-panting

Halaman:

Editor: Ferry Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: