Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Sempat Menentang Formula E, Kini PSI Berharap Balapan Berjalan Lancar

Sempat Menentang Formula E, Kini PSI Berharap Balapan Berjalan Lancar Kredit Foto: Instagram/Formula E
Warta Ekonomi, Jakarta -

Sikap Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta atas gelaran Formula E Jakarta mendadak berubah. Setelah berulang kali menentang, kini PSI menyatakan dukungan pada ajang balap mobil listrik itu.

Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo bahkan berharap nantinya keselamatan penonton, panitia, dan peserta bersama timnya bisa terjamin. Apalagi, tiga hari lalu salah satu bagian atap Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) baru saja roboh.

Baca Juga: Meski Atap Tribune Ambruk, Richard Bates Konsultan Formula E Sebut Bangunan Sirkuit Kelas Dunia

Anggara pun memohon kejadian ini menjadi perhatian serius dari panitia. Pasalnya, waktu persiapan menuju balapan hanya tersisa lima hari lagi.

"Pertama kami sangat bersyukur bahwa tidak ada korban dalam insiden ini. Tapi panitia harus segera berbenah, waktunya sudah sangat mepet, kami berharap panitia bisa memastikan pada hari pelaksanaan tidak ada kejadian serupa karena akan mengorbankan keselamatan orang-orang yang ada di sana," ujar Anggara kepada wartawan, Senin (30/5/2022).

Apalagi, kata Anggara, pembuatan sirkuit Formula E merupakan yang paling cepat di dunia. Kontraktor tidak boleh hanya mementingkan kecepatan tapi juga kualitasnya.

"Saya dengar bahwa ini merupakan pembangunan sirkuit paling cepat di antara negara-negara lain. Karena hal tersebut kita harus dapat pastikan bahwa semuanya ideal untuk hari pelaksanaan dari segala sisi," jelasnya.

Anggara bahkan mendoakan agar pelaksanaan gelaran Formula E pada 4 Juni 2022 nanti akan berjalan dengan lancar.

"Kami tentu berharap agar acara berjalan dengan lancar. Selain masalah keselamatan, gengsi di mata internasional harus dijaga," jelasnya.

Kendati demikian, Anggara menyatakan pihaknya akan tetap meminta pertanggungjawaban penyelenggaraan Formula E. Pasalnya, ajang ini masih sempat menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk membayar commitment fee Rp560 miliar.

"Tetapi tentunya walaupun kegiatannya sudah terlaksana, semua ini nantinya harus dipertanggungjawabkan karena mengingat ada uang APBD yang digunakan dalam pembiayaan kegiatannya."

Baca Juga: Bukan Prabowo Atau Airlangga, Pengamat Sebut yang Akan Jadi Capres Koalisi Indonesia Bersatu Yaitu..

Sikap PSI ini berbeda dibandingkan masa awal persiapan Formula E. Fraksi PSI merupakan pengusung interpelasi atau pemanggilan terhadap Gubernur Anies Baswedan dan pernah meminta acara ini dibatalkan.

Presiden Joko Widodo juga pada 25 April lalu sudah meninjau langsung sirkuit itu dan menyatakan lintasan siap untuk balapan. PSI sendiri diketahui merupakan bagian dari koalisi bersama partai pemenang pemilu lainnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Editor: Adrial Akbar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan