Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dari Terpal Putih ke Meja Sahur, Menteri PU Temani Warga Huntara Aceh Tamiang

Dari Terpal Putih ke Meja Sahur, Menteri PU Temani Warga Huntara Aceh Tamiang Kredit Foto: Badan Komunikasi Pemerintah
Warta Ekonomi, Nanggroe Aceh Darussalam -

Suasana penuh kehangatan terasa di Hunian Sementara (Huntara) II Aceh Tamiang pada Jumat (27/2) dini hari. Warga yang merupakan korban banjir dan longsor November 2025 lalu duduk bershaf di atas terpal putih yang digelar di depan rumah sementara mereka untuk menyantap sahur bersama.

Kebersamaan itu semakin istimewa dengan kehadiran Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo yang ikut bersantap sahur bersama warga. Turut mendampingi, Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail. Kegiatan diawali dengan doa bersama sebelum santap sahur dimulai.

Menu yang disajikan sederhana namun terasa spesial bagi warga, yakni nasi dengan lauk daging dan udang. Bagi anak-anak, momen tersebut menjadi pengalaman tak terlupakan.

“Sahur pake daging sama nasi sama udang, enak, senang kali bertemu Pak Menteri,” ujar salah seorang anak dengan wajah sumringah.

Ia juga mengaku tetap kuat menjalani ibadah puasa. “Kuat puasanya, udah full, aku senang kali puasa, aku senang sekali sahur dengan Menteri PU,” ucapnya polos.

Saryani, yang akrab disapa Bibit, turut mengungkapkan rasa haru bisa bersantap sahur bersama menteri dan warga lainnya.

“Kami bersahur bersama. Gak pernah jumpa Bapak Menteri, gak pernah jumpa sama rekan-rekan, ibu-ibu, Bapak-Bapak. Kami semangat sekali untuk sahur bersama dengan teman-teman begini. Ramainya, dikasih persediaan, semua lengkap,” katanya.

Baca Juga: Waskita Karya dan Kementerian PU Rampungkan Puluhan Huntara di Aceh Utara

Ia pun menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. “Rasanya kami gak bisa balas, hanya Allah yang balasnya. Senang kami, semangat kami. Dengan Bapak Menteri, dengan Bapak Wakil Bupati, Bapak-Bapak kita semuanya. Cukup semangat kami,” lanjutnya.

Meski baru sekitar sepekan menempati hunian sementara, Bibit menilai fasilitas yang tersedia sudah memadai dan membuat warga tetap bersemangat menjalani kehidupan baru.

“Baru seminggu. Cukup enak, cukup baik, kami pun semangat, kawan-kawan pun semangat. Hunian sementara yang diberikan sangat memadai. Cukup baik. Enak, ada airnya, ada semuanya. Alhamdulillah,” paparnya.

Ia menutup dengan ungkapan syukur atas tempat tinggal sementara yang kini mereka tempati. “Makasih banyak kami. Diberi dengan Allah yang mengizinkan kami sehat. Dikasih kami rezeki, dikasih kami rumah, dikasih kami tempat tinggal. Alhamdulillah kami berkat Allah SWT,” tutupnya.

Kebersamaan sahur di Huntara II Aceh Tamiang menjadi simbol solidaritas dan kepedulian di tengah upaya pemulihan pascabencana, sekaligus menyuntikkan semangat baru bagi warga untuk bangkit dan menatap masa depan dengan optimisme.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah

Bagikan Artikel: