Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Zulhas Ikut 'Nyemplung' dalam Kabinet, Pengamat Sebut Koalisi Indonesia Bersatu Sudah Diberi Restu oleh Jokowi

Zulhas Ikut 'Nyemplung' dalam Kabinet, Pengamat Sebut Koalisi Indonesia Bersatu Sudah Diberi Restu oleh Jokowi Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Warta Ekonomi, Jakarta -

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai reshuffle kabinet merupakan kombinasi antara akomodasi politik dan evaluasi kinerja menteri.

“Persoalan Reshufle ini, kombinasi antara kepentingan atau akomodasi politik dengan masuknya PAN di kabinet,” ucap Ujang kepada GenPI.co, Minggu (19/6).

Selain itu, Reshuffle kabinet yang dilakukan Jokowi sekaligus evaluasi kinerja menteri.

“Ini juga terkait kinerja Menteri Perdagangan yang dianggap tidak bagus, termasuk Menteri Agraria yang dianggap banyak persoalan pertanahan di Indonesia,” kata Ujang Komarudin.

Menurut Dosen Universitas Al-Azhar ini masuknya PAN di Kabinet Indonesia Maju menandakan koalisi Indonesia Bersatu (KIB) sudah direstui Presiden Jokowi.

Baca Juga: Erick Thohir Unggah Foto Naik KRL, Respons Nicho Silalahi Nyelekit Parah: Pecat Konsultan Politiknya!

“KIB itu kan terbentuk tidak mungkin tanpa seizin Presiden Jokowi,” katanya.

Sebab, kedua ketum partai di KIB ialah menteri di kabinet Jokowi.

“Kita tahu bahwa KIB dibentuk kan Ketum Golkar (Airlangga) dan Ketum PPP (Suharso) itu menjabat sebagai menteri anak buah presiden,” kata Ujangz

Menurutnya, setiap pergerakan anak buah sudah pasti dipantau Presiden Jokowi.

“KIB kelihatannya akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Jokowi hingga 2024 nanti,” ucap Ujang.(*)

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan