Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Waspadai Potensi Bull Trap, Begini Proyeksi Harga Bitcoin (BTC) Hari Ini (5/3)

Waspadai Potensi Bull Trap, Begini Proyeksi Harga Bitcoin (BTC) Hari Ini (5/3) Kredit Foto: Kliring Berjangka Indonesia
Warta Ekonomi, Jakarta -

Harga bitcoin kembali menguat pada perdagangan pagi dari di Kamis (5/3). Meski demikian, investor diminta waspada terhadap potensi bull trap, yaitu kondisi ketika harga terlihat menembus resistensi penting dan menarik minat beli, namun kemudian berbalik turun tajam.

Berdasarkan data terbaru Coinmarketcap, harga bitcoin naik tajam dan hampir menyentuh level US$74.000. Ia merupakan sebuah level psikologis penting yang selama beberapa pekan terakhir membatasi pergerakan pasar kripto.

Baca Juga: Konflik Timur Tengah Guncang Bitcoin, Indodax Soroti Pentingnya Manajemen Risiko

Kenaikan harga bitcoin ini memicu optimisme baru dalam pasar aset digital. Namun menariknya, reli tersebut justru disambut dengan skeptisisme luas dari para trader dan analis kripto.

Sejumlah analis menilai masih terdapat tekanan jual besar di atas level harga saat ini. Hal tersebut berasal dari suplai koin yang belum terserap serta posisi di pasar derivatif yang berpotensi memicu volatilitas.

Menurut mereka, reli saat ini justru bisa menarik lebih banyak penjual daripada mengonfirmasi tren naik yang berkelanjutan.

Kekhawatiran ini juga dipicu oleh pengalaman sebelumnya pada awal tahun ini. Saat itu, bitcoin sempat terlihat menembus fase konsolidasi, namun kemudian berbalik turun tajam hingga sekitar US$60.000.

Pergerakan tersebut menjebak banyak trader momentum dan memicu likuidasi besar di pasar derivatif kripto.

Meski banyak analis memprediksi bull trap, situasi ini justru menciptakan paradoks dalam pasar. Dalam media sosial, banyak analis dan chartist secara serempak memperingatkan potensi penurunan harga.

Namun konsensus bearish yang terlalu kuat justru dapat memicu skenario sebaliknya, yakni short squeeze, ketika para trader yang memasang posisi jual terpaksa menutup posisi mereka karena harga terus naik.

Dalam pasar dengan leverage tinggi seperti kripto, kesepakatan arah yang terlalu kuat sering kali menciptakan likuiditas bagi pergerakan harga ke arah berlawanan.

Ketidakpastian global juga menjadi faktor yang memperumit prospek pasar kripto. Guncangan geopolitik sering memainkan peran dalam koreksi besar pasar.

Saat ini, reli bitcoin berhasil menghidupkan kembali momentum bullish di pasar kripto. Namun arah harga dalam beberapa hari ke depan akan menjadi penentu apakah pasar benar-benar telah mencapai titik dasar.

Untuk mengembalikan struktur bullish jangka panjang, bitcoin perlu menembus level resistensi penting dan menghapus pola lower high yang terbentuk setelah bull trap sebelumnya pada Januari.

Baca Juga: Digunakan Korea Utara dan Iran, Stablecoin Disebut Menjadi Alat Transaksi Ilegal

Jika gagal mempertahankan level ini, reli terbaru berisiko berubah menjadi bull trap yang kembali menekan harga Bitcoin dalam jangka pendek.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar