Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Prabowo Ngotot Nyapres Lagi, Orang Dekat Habib Rizieq Nyeletuk: Selagi Dia Belum Jadi Presiden, Maka...

Prabowo Ngotot Nyapres Lagi, Orang Dekat Habib Rizieq Nyeletuk: Selagi Dia Belum Jadi Presiden, Maka... Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

Tokoh Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Slamet Maarif tak mempermasalahkan siapapun yang menjadi Calon Presiden di 2024 nanti, termasuk jika Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kembali berkompetisi. Ia sendiri meyakini bahwa tujuan Gerindra didirikan untuk membuat mantan elit Kopassus itu menjadi presiden.

"Saya pastinya menghormati siapapun yang akan mencapreskan diri di 2024, saya juga sangat memaklumi kader dan elite Gerindra yang ingin kembali mencapreskan Prabowo Subianto di 2024. Karena saya meyakini salah satu tujuan didirikan Gerindra salah satunya adalah menjadikan Prabowo Subianto sebagai presiden," kata Slamet saat dihubungi Populis.id pada Senin (20/06/2022).

Menurut salah satu orang dekat Habib Rizieq Shihab ini, Gerindra tak akan berhenti dan terus mengusung Prabowo hingga titik darah penghabisan untuk menjadi orang nomor satu di Indonesia. Upaya ini, kata Slamet akan dilakukan hingga Prabowo sudah dianggap tidak memungkinkan lagi menjadi Presiden.

Baca Juga: PKB Umumkan Duet Prabowo-Cak Imin, Said Didu Menyindir: Tiap Hari Ganti Pasangan

"Jadi selagi Prabowo belum jadi presiden ya pastinya akan terus mencalonkan sampai nanti Prabowo dianggap tidak mungkin berpeluang atau tidak memungkinkan mampu jadi presiden," paparnya.

Namun demikian, Slamet menyebut bahwa PA 212 belum ada arah untuk mendukung siapapun yang menjadi Calon Presiden. Menurutnya, saat ini hingga waktu pemilihan tiba masih terlalu jauh sehingga PA 212 enggan buru-buru melayangkan dukungan.

"Belum ada niat dan pembahasan kita dukung capres mana pun. Masih terlalu jauh lah," tutur Slamet.

Saat ditanya apakah PA 212 lebih condong pada sosok Prabowo Subianto ataukah Anies Baswedan, Slamet tak memberi jawaban spesifik. Ia menekankan bahwa untuk mendukung seseorang yang dijagokan ke kompetisi Pilpres tak cukup melihat pada figur orang tersebut.

"Menentukan dukungan kepada Capres bukan hanya dari figur tapi banyak yang harus dipertimbangkan. Termasuk partai yang mengusungnya, maka kita belum menentukan dukungan hingga saat ini. Sekali lagi masih terlalu jauh," pungkasnya.

Keputusan Partai Gerindra sudah bulat akan mencalonkan Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden (Capres) 2024 mendatang. Pencalonan Prabowo sebagai Capres sudah tak akan diutak atik lagi, alias harga mati.

"Pak Prabowo sebagai capres Gerindra, bulat-lat-lat. Dukungannya, semangatnya, bulat," kata Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di Gedung DPR RI, Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2022).

Muzani juga mengungkapkan bahwa para kader Gerindra sudah kompak menginginkan Prabowo kembali maju dalam pertarungan di Pemilu 2024. Keseriusan itu, kata dia, nantinya akan terlihat dari deklarasi yang bakal digelar tahun ini.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Populis. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Populis.

Editor: Rosmayanti

Bagikan Artikel:

Video Pilihan