Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Perkebunan Sawit Penyebab Tanah Tandus? No!

Perkebunan Sawit Penyebab Tanah Tandus? No! Kredit Foto: Antara/Muhammad Bagus Khoirunas
Warta Ekonomi, Jakarta -

Beberapa waktu yang lalu, muncul berbagai pernyataan bahwa adanya perkebunan sawit menyebabkan tanah yang dulunya subur karena adanya hutan menjadi miskin zat haranya. Isu-isu lingkungan yang mengaitkan dengan perkebunan sawit menjadi isu yang digunakan LSM antisawit di tingkat nasional maupun global untuk menghambat industri sawit nasional.

Kelapa sawit merupakan salah satu jenis tumbuhan yang diciptakan oleh Tuhan, yang memiliki peran untuk konservasi tanah, bukan sebaliknya membuat tanah kekeringan dan menjadi gurun.

Baca Juga: Disbun Jambi: Setidaknya Ada 7 Manfaat Program Peremajaan Sawit Rakyat

Fakta empiris yang ditemukan PASPI menunjukkan bahwa kebun sawit di Pulau Raja (Asahan Sumatera Utara) yang sudah dibudidayakan sejak lebih dari satu abad lalu masih berbentuk kebun dan tidak berubah menjadi gurun.

Tidak hanya itu, banyak penelitian juga membuktikan bahwa biomassa pada kebun sawit meningkat dengan semakin tua umur kelapa sawit dan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesuburan tanah.

Baca Juga: Gelontorkan Investasi Rp150 Miliar, Perusahaan Kelapa Sawit Ini Bakal Bangun PKS

Dalam laman Palm Oil Indonesia juga disebutkan, biomassa dari tandan buah segar (TBS) yang sudah dipanen dan diolah menjadi minyak sawit seperti tandan kosong, cangkang, dan lumpur (sludge) juga dapat dikembalikan ke lahan sehingga lahan tetap subur.

Selain itu, untuk mempertahankan kesuburan lahan juga dilakukan melalui pemupukan sesuai dengan umur untuk meningkatkan produktivitas tanaman.

Penulis: Ellisa Agri Elfadina
Editor: Ayu Almas

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan