Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ade Armando Ingin Pernikahan Beda Agama Diberi Ruang, PA 212 Jelas Marah: Dia Otak Jadi Tuhannya!

Ade Armando Ingin Pernikahan Beda Agama Diberi Ruang, PA 212 Jelas Marah: Dia Otak Jadi Tuhannya! Kredit Foto: Instagram/Ade Armando
Warta Ekonomi, Jakarta -

Tokoh Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif mengecam pernyataan Ade Armando terkait perkawinan beda agama di Indonesia. Dosen Universitas Indonesia itu menilai bahwa seseorang yang beda agama, termasuk Islam bisa melangsungkan pernikahan.

Slamet menilai pemikiran Ade Armando semakin tak karuan dan menunjukkan tidak benar dalam menjalankan ajaran agama terlebih Islam. Menurutnya, bekas korban penganiayaan itu sudah memposisikan otak sebagai Tuhan.

Baca Juga: Siapkan Pasukan Khusus, Kabarnya Jusuf Kalla Siap Menangkan Anies, Refly Harun: Rahasia Umum

"Makin keliatan ga punya pegangan agama. Dia otak jadi Tuhannya, HAM jadi sesembahannya," katanya saat dihubungi Populis.id pada Kamis (23/06/2022).

Ia juga membantah jika dalam Islam memperbolehkan nikah berbeda agama. Slamet menilai hal itu sebagai penafsiran orang liberal yang tak sejalan dengan mayoritas ulama. 

Ia menjabarkan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa nomor: 4/MUNAS VII/MUI/8/2005 tentang Perkawinan Beda Agama. Penetapan fatwa yang disahkan oleh Komisi C Bidang Fatwa tersebut, menghasilkan dua poin utama. Pertama, perkawinan beda agama adalah haram dan tidak sah.

Baca Juga: Berjuang Demi Honorer, Anies Baswedan Rela Hadap-hadapan Sama Jokowi!

"Jadi membolehkan nikah muslim dengan di luar muslim adalah tafsir liberal. Fatwa MUI sudah jelas melarang nikah beda agama dan dianggap haram. Makanya jangan seenaknya," ulasnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Populis. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Populis.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan