Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Nama Anies Makin Jauh Tinggalkan Prabowo dan Ganjar, Berkah Temui Tukang Bakso?

Nama Anies Makin Jauh Tinggalkan Prabowo dan Ganjar, Berkah Temui Tukang Bakso? Kredit Foto: Detik
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengundang tukang bakso dalam acara Malam Ramah Tamah Jakarta E-Prix 2022 di Balai Kota DKI, Jumat (24/6/2022) malam. Hal ini terjadi tak berapa lama Ketua Umum PDIP, Megawati mengaku ogah kalau putrinya Puan Maharani berpasangan dengan orang yang tampangnya mirip tukang bakso.

Langkah Anies tersebut nampaknya membuat namanya makin harum di masyarakat. Berdasarkan data Polmatrix Indonesia yang merilis hasil survei elektabilitas sejumlah tokoh yang disebut akan maju dalam Pilpres 2024, elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lebih unggul dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto, melansir Antara, Minggu (26/6/2022).

Baca Juga: Bukan Untung Malah Buntung! Baru Mau Bawa Anies Nyapres, Elektabilitas Nasdem Malah Terkubur Dalam

"Berkat limpahan pemilih, elektabilitas Anies berhasil mengungguli Prabowo maupun Ganjar dalam bursa capres 2024," kata Dendik.

Berdasarkan hasil survei Anies Baswedan berada di 20,8 persen, Prabowo 19,3 persen dan Ganjar Pranowo 18,8 persen.

Dukungan publik terhadap Anies Baswedan untuk pencapresan mengalami peningkatan sepanjang paruh pertama 2022. Temuan survei menunjukkan Anies berhasil naik hingga unggul dalam bursa calon presiden.

Baca Juga: Jawaban Anies Soal Usulan Duet dengan Ganjar di 2024, Fokusnya di Situ . . .

Jika dibandingkan dengan survei pada bulan Maret 2022, nama-nama yang menguasai enam besar capres mengalami penurunan elektabilitas, kecuali Anies.

“Bisa dikatakan, Anies memperoleh limpahan dukungan dari pemilih capres-capres potensial yang bakal berlaga pada Pilpres 2024," ucapnya.

Melejitnya nama Anies tidak lepas dari dukungan yang diberikan sejumlah partai politik untuk mengusungnya sebagai capres. Misalnya, gelaran Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem yang memunculkan nama Anies di antara sejumlah nama yang diusulkan dari daerah-daerah.

Partai-partai yang lain pun menunjukkan arah dukungan terhadap Anies, seperti PKS, PPP, dan PAN. Menguatnya Anies juga membuka kemungkinan terbentuknya poros koalisi yang diinisiasi NasDem, di luar poros PDI Perjuangan maupun Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Editor: Annisa Nurfitriyani

Bagikan Artikel:

Video Pilihan