Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Sebut Duet Anies-Ganjar Bahayakan NKRI, Ferdinand Hutahaean Ngomong Apa Sih?

Sebut Duet Anies-Ganjar Bahayakan NKRI, Ferdinand Hutahaean Ngomong Apa Sih? Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Warta Ekonomi, Jakarta -

Usai bebas dari penjara, Ferdinand Hutahaean kembali rutin menulis di akun twitternya, @FerdinandHutah4. Tampak cuitan-cuitannya cukup keras memojokkan Anies Baswedan dan pendukungnya.

Terbaru, Ferdinand menulis status merespons pernyataan Surya Paloh yang ingin memaketkan Anies dan Ganjar.

Baca Juga: Jadi Sasaran Framing Politik Identitas, Pengamat: Anies Baswedan Punya Modal Besar Melawan Itu

"Usulan memasangkan Anies-Puan atau Anies-Ganjar dari Pak Surya Paloh dgn alasan menyatukan bangsa menurut sy tdk pas. Itu bkn menyatukan, tp lebih tepat disebut memberi ruang kelompok intoleran mjd pemimpin dan menempatkan kaum Nasionalis dibawahnya. Usul yang berbahaya bg NKRI," tulisnya dikutip fajar.co.id di akun twitternya, Minggu (26/6/2022).

Sejumlah pengguna twitter pun membalas cuitan itu. Sebagian warganet yang membenci Anies ikut mendukung pernyataan itu. Namun, tidak sedikit pula warganet mengkritik dan mengingatkan Ferdinand.

"MANTAN NAPI Penista Agama (INTOLERAN) Bicara soal Intoleran itu Aneh dan saya rasa kurang BERKACA Diri… Ngaca Fer Ngaca Allah saja kau hina kau lecehkan sok sokan ngatain orang Intoleran dll.," tulis salah seorang warganet.

"Intoleran itu apa sih? Klo jualan musti ngerti apa yg di jual Hahahaha Kapuyuak," celoteh lainnya.

"Hei sempak merah yang KAU sebut memberikan kelompok intoleran berkuasa itu siapa? KAU lihat sendiri bagaimana Jakarta merubah wajahnya di jaman pak Anies!" komentar akun lainnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengakui turut memberikan usulan nama calon presiden dan calon wakil presiden kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Usulan itu diberikan sebagai salah satu upaya menghindari polarisasi pada Pemilu 2024.

Salah satu usulan nama capres-cawapres yang dipercaya bisa menghindari polarisasi politik masyarakat adalah Anies–Puan atau Anies–Ganjar. "Itu, saya akui iya (mengusung nama pasangan capres-cawapres)," ujar Paloh di NasDem Tower, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 23 Juni 2022.

Dia menjelaskan NasDem sangat ingin polarisasi di masyarakat berakhir. Surya Paloh mengatakan usulan nama pasangan capres-cawapres kepada Jokowi itu murni karena keinginannya menghadapi pemilu yang damai.

"Saya tidak punya subjektivitas. Untuk apa? Kan saya bukan kandidat. Kalian tahu itu," kata Surya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Fajar.co.id.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel:

Video Pilihan