Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Faizal Assegaf Tuntut Jokowi Minta Maaf: Kalau Benar Bohong, Minta Maaf! Jangan Ngibul, Deh

Faizal Assegaf Tuntut Jokowi Minta Maaf: Kalau Benar Bohong, Minta Maaf! Jangan Ngibul, Deh Kredit Foto: Antara/Instagram/Faizal Assegaf
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menjadi pimpinan Asia pertama yang berkunjung ke Rusia dan Ukraina di tengah konflik kedua negara tersebut, aksi Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) mendapat puijian dari berbagai pihak. Kunjungan Jokowi tersebut juga membawa misi perdamaian.

Akan tetapi, kunjungan Jokowi harus diwarnai isu tidak sedap. Ada perbedaan pendapat pernyataan Jokowi dengan Presiden Ukraina Zelensky. Jokowi sempat mengeluarkan pernyataan telah menyampaikan pesan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ke Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Baca Juga: Sebut Kunjungan Jokowi ke Rusia dan Ukraina Gagal Total, Dua Kata dari Natalius Pigai: Bikin Malu!

"Saya telah menyampaikan pesan Presiden Zelensky untuk Presiden Putin dan saya sampaikan kesiapan saya untuk menjadi jembatan komunikasi antara kedua pemimpin tersebut," kata Jokowi saat menyampaikan keterangan pers bersama usai bertemu Putin dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (30/6/2022).

Namun, hal itu langsung dibantah Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov. Dia mengonfirmasi ada pesan dari Zelensky untuk Putin, tetapi tidak tertulis. Pesan Zelensky memang dibuat tidak tertulis. "Itu bukan pesan tertulis. Hanya itu yang bisa saya katakan kepada Anda," katanya ketika ditanya oleh jurnalis media TASS tentang isi pesan Zelensky.

Serhii Nikiforov, Sekretaris Pers Kantor Kepresidenan Ukraina, berujar, sebenarnya jika Zelensky ingin mengucapkan sesuatu ke Putin, dia bisa melakukannya secara terbuka dalam pidato harian.

Merespons kegaduhan tersebut, Faizal Assegaf meminta Jokowi memberikan tanggapan. "lagi viral, JKW dituding melakukan KEBOHONGAN pd Ukraina, Rusia & media Internasional," ujarnya di Twitter, Senin (4/7/2022).

"Kalau benar kebohongan, JWK wajib sampaikan permohonan maaf secara terbuka kpd Presiden Putin, pihak Ukraina & seluruh rakyat Indonesia atas tindakan yg memalukan tersebut. Jgn ngibul deh!" pungkasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel: