Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Meski Ada Tawaran Kursi Menteri, Elektabilitas Ganjar Pranowo Tak Akan Kemana-Mana

Meski Ada Tawaran Kursi Menteri, Elektabilitas Ganjar Pranowo Tak Akan Kemana-Mana Kredit Foto: Pemprov Jateng
Warta Ekonomi, Jakarta -

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul menilai elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak akan terpengaruh dengan tawaran posisi menteri.

Seperti diketahui, belum lama ini kursi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) kosong lantaran ditinggal Tjahjo Kumolo.

Baca Juga: Disebut Cocok Gantikan Tjahjo Kumolo, Tapi Ganjar Pranowo Akan Sulit karena...

Sebelum diisi oleh Tito Karnavian, kabarnya Presiden Jokowi memilih beberapa kandidat kuat termasuk Ganjar untuk menggantikan kursi Menpan RB.

“Saya kira tidak berpengaruh Ganjar dikasih porsi Menpan RB atau tidak,” ujar Adib kepada GenPI.co, Rabu (6/7). 

Adib menilai jabatan Menpan RB yang hanya efektif selama satu tahun tidak akan membuat nama Ganjar bersinar.

"Jadi saya kira menjadi menteri itu bukan parameter yang utuh terkait peluang Ganjar menjadi capres,” ucapnya.

Menurutnya, Ganjar tidak perlu menjadi seorang menteri untuk memuluskan jalan menuju RI 1.

“Toh, selama dia menjabat gubernur elektabilitasnya juga sudah cukup untuk salip-menyalip dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan,” tuturnya.

Baca Juga: Hasil Survei Terbaru, Bukan Ganjar Pranowo, Tapi Ridwan Kamil Paling Disukai Publik

Dirinya lantas menduga jabatan menteri tersebut justru akan menurunkan elektabilitas Ganjar yang saat ini cukup tinggi.

“Saya kira menjadi menteri itu justru tidak baik,” ujar Adib.

Baca Juga: Giring PSI Sentil AHY yang Bela Lukas Enembe: Seorang Ketum Parpol Menjadi Jubir Tersangka..

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Adrial Akbar

Advertisement

Bagikan Artikel: