Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Penting! Berikut Cara Bersihkan Daging Agar Aman dari PMK

Penting! Berikut Cara Bersihkan Daging Agar Aman dari PMK Kredit Foto: Instagram/Anies Baswedan
Warta Ekonomi -

Idul Adha di Indonesia tahun ini agak seikit berbeda mengigat terdapat ancaman wabah PMK yang mengancam hewan ternak.

Atas dasar hal tersebut, banyak warga yang kemudian lebih berhati-hati mengkonsumsi daging karena takut wabah PMK tersebut juga membahayakan kesehatan manusia.

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat memberi tips agar daging kurban yang dikonsumsi aman. Salah satunya membersihkan daging dengan tepat.

"Bersihkan daging kurban agar berbagai patogen yang ada di dalamnya hilang," kata Syahrial, Senin (11/7/2022).

Ia melanjutkan begitu selesai mengambil daging kurban, daging tidak langsung dicuci. Tapi lebih dulu direndam di dalam air mendidih. Kira-kira dengan suhu 70 derajat celcius selama 30 menit.

Setelah direndam, daging kemudian dicuci dengan air bersih. Apabila daging tidak diolah, disarankan untuk menyimpannya ke dalam chiller dan dimasukkan ke freezer.

Baca Juga: Hasil Survei: Anies Baswedan dan Ganjar Capres yang Perpanjang Polarisasi, Menterinya Jokowi Dinilai Mampu Akhiri Hal Tersebut

"Penyimpanan daging dalam chiller merupakan proses pelayuan, sehingga dapat mematikan patogen pada daging. Ketika memasukkan ke dalam chiller selama 24 jam, virus PMK akan mati," ujar Syahrial.

Syahrial menyebut beberapa hasil penelitian sudah menyebut kalau PMK tidak menular ke manusia. Penyakit tersebut hanya menyebar ke sesama hewan berkuku. Seperti kerbau, kambing, sapi dan unta.

Tahun ini jumlah hewan kurban yang disembelih di Kota Padang pada Idul Adha tahun ini sebanyak 7.725 ekor. Terdiri dari  6.994 ekor sapi, kambing 730 ekor dan kerbau 1 ekor.
 

Baca Juga: Kenyataan Pahit di Era Jokowi RI Masuk 100 Negara Termiskin di Dunia

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: