Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

WHO Minta Kawasan Asean Perkuat Pengawasan Cacar Monyet

WHO Minta Kawasan Asean Perkuat Pengawasan Cacar Monyet Kredit Foto: Foto/Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/ WHO) meminta negara-negara di kawasan Asia Tenggara (Asean) memperkuat sistem pengawasan terhadap penyakit cacar monyet atau monkeypox yang mulai mewabah dan menjadi perhatian internasional.

“Cacar monyet telah menyebar dengan cepat ke banyak negara yang belum pernah mengalami kejadian sebelumnya,” kata Direktur Regional WHO Asia Tenggara, Poonam Khetrapal Singh, melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Khetrapal mengatakan upaya antisipasi dapat difokuskan di antara populasi yang berisiko, sebab umumnya temuan kasus terjadi saat hubungan seks sesama jenis kaum pria. Secara global, lebih dari 16.000 kasus cacar monyet telah dilaporkan dari 75 negara.

Empat kasus di antaranya ditemukan di Asia Tenggara yakni dari India tiga kasus dan satu kasus dari Thailand. Kasus yang terjadi di India, kata Khetrapal Singh, dialami warga negara setempat yang pulang dari Timur Tengah, sementara di Thailand dialami pelaku perjalanan internasional yang tinggal di negara setempat.

“Yang penting, upaya dan tindakan yang dilakukan terfokus harus sensitif, tanpa stigma atau diskriminasi,” katanya

Keputusan mengklasifikasikan cacar monyet sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional (PHEIC) diumumkan oleh Dirjen WHO Tedros, sehari setelah ia mengadakan pertemuan komite darurat International Health Regulations (IHR) untuk meninjau wabah multi-negara, Jumat (22/7).

Baca Juga: Kekuasaan Jokowi Berpotensi Lumpuh di 2022, Rocky Gerung: Tahun Kemarahan Sosial, Dua Tiga Orang Menteri Akhirnya...

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Advertisement

Bagikan Artikel: