Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bos BRI Life Ungkap Strategi Bisnis Asuransi Jiwa di Tengah Tekanan Ekonomi Global dan Nasional

Bos BRI Life Ungkap Strategi Bisnis Asuransi Jiwa di Tengah Tekanan Ekonomi Global dan Nasional Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Asuransi BRI Life (BRI Life) menyatakan bahwa tekanan perekonomian global dan nasional, sangat mempengaruhi kondisi industri asuransi jiwa saat ini. 

Untuk itu, Direktur Utama BRI Life Iwan Pasila, mengungkapkan bila salah satu yang harus dimiliki dan ditaati oleh industri asuransi jiwa dalam proses bisnisnya, adalah fokus utama pada penerapan Risk Management dan Compliance yang baik, sehingga perusahaan dapat tetap suistainable dan tumbuh sehat.

"Hal ini diterapkan BRI Life agar dapat bersaing secara sehat guna menangkap peluang bisnis di era endemik," kata Iwan, dalam caara diskusi  “Membangun Industri Asuransi Jiwa yang Sehat”, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Ia mengungkapkan ada beberapa hal lain yang penting untuk diperhatikan oleh para pelaku industri asuransi antara lain, bagaimana mengelola Dynamic of Inter – Dependencies, menetapkan Actuarial Control Cycle serta Risk Management Framework, yakni bagaimana industri memanage asset investasi. 

Baca Juga: Potensi Besar di Balik Rendahnya Penetrasi Asuransi Jiwa Indonesia

Dengan strategi tersebut, BRI LIfe meraih penghargaan "Platinum Tropy" pada 23rd Infobank Insurance Award 2022, setelah selama 10 tahun berturut-turut sejak 2012 senantiasa meraih predikat "excellent" untuk kinerja perusahaan asuransi jiwa berpremi bruto di atas Rp 5 triliun.

Di minggu yang sama, BRI Life juga meraih  penghargaan "Corporate Reputation Award" dari Media The Iconomic. Penghargaan ini diberikan kepada BRI Life, sebagai institusi terbaik dalam membangun citra dan reputasi perusahaan secara konsisten. 

“Kedua penghargaan yang diraih ini merupakan wujud komitmen BRI Life dalam upaya memberikan pelayanan terbaik dan  optimal kepada nasabah dan masyarakat,” tutup Iwan.

Baca Juga: Makin Meresahkan, OJK Temukan 105 Pinjol Ilegal

Penulis: Annisa Nurfitriyani
Editor: Annisa Nurfitriyani

Advertisement

Bagikan Artikel: