Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Terapkan Nilai Pancasila, Ciptakan Ruang Digital Aman dan Etis

Terapkan Nilai Pancasila, Ciptakan Ruang Digital Aman dan Etis Kredit Foto: Unsplash/Josh Felise
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dunia digital tidaklah berbeda dengan dunia nyata sehingga setiap individu harus menerapkan nilai-nilai Pancasila demi tercipta ruang digital yang aman dan etis.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Relawan TIK Jawa Timur, Novianto Puji Raharjo, S.Kom, M.I.Kom saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kota Mojokerto, Jawa Timur, pada Jumat (5/8/2022).

Baca Juga: Manfaatkan Dunia Digital, Simak Kiat Jadi YouTuber Positif dan Produktif!

"Kalau ruang digital aman dan etis nikmatnya luar biasa. Baca informasi tidak ada hoax dan adu domba, informasi menyejukan. Orang baca informasi menjadi kangen karena tambah pintar, bukan menghancurkan," kata Novianto, dikutip dari siaran pers yang diterima di Jakarta, dikutip Senin (8/8).

Indonesia merupakan negara demokrasi, tapi bukan berarti netizen bisa berbicara semaunya di ruang digital. Ada aturan-aturan yang perlu dipatuhi. Jauhi perundungan (bullying), hate speech, dan hoax. Sekarang ini netizen kerap lupa konsep berinteraksi di media digital. Ketika melakukan interaksi satu arah, setiap individu juga sekaligus berinteraksi dengan banyak orang.

Di sisi lain, Novianto mengatakan, generasi muda dapat dilibatkan dalam digitalisasi kebudayaan. Misalnya menyelenggarakan acara-acara pertunjukan budaya dengan kemasan milenial.

"Sehingga mereka tertarik. Itu sudah mulai banyak dilakukan. misal di Yogyakarta. Ada modifikasi. Dari sana kemudian kita berharap anak-anak muda mulai melirik kembali budaya sendiri dan mulai menyenangi budaya mereka. Akhirnya, generasi muda tidak berkiblat ke asing, tapi fokus ke kebudayaan kita yang luar biasa," kata Novianto.

Baca Juga: Puan Dipastikan Menang Pilpres 2024 Skenario Dua Paslon dengan Cara Ini, Andi Arief: Ini Nggak Pernah Kita Lakukan di Zaman SBY

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: