Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Dukung Netralitas Karbon, Perusahan ini Hadirkan Produk Ramah Lingkungan

Dukung Netralitas Karbon, Perusahan ini Hadirkan Produk Ramah Lingkungan Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT South Pacific Viscose (SPV), perusahaan kelas dunia penghasil serat berbahan selulosa berkomitmen mengedepankan prinsip keberlanjutan dalam setiap proses produksi yang dijalankan. Adapun pabrik produksi milik SPV berada di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

”Sebagai bagian dari Lenzing Group yang menerapkan best practices dalam sustainability, SPV juga memiliki komitmen dalam menerapkan best practices sustainability dalam mendorong penerapan sirkular ekonomi di Indonesia dan bisa berkontribusi bagi program pemerintah dalam menerapkan Net-Zero Emission (netralitas karbon) pada tahun 2050,” jelas Sigit Indrayana, Corporate Affairs Manager PT South Pacific Viscose dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (10/8/2022).

Penerapan praktik keberlanjutan dari Lenzing dapat terlihat dari hasil produksi Lenzing yang juga didistribusikan di Indonesia yakni serat bermerek TENCEL™ dan LENZING™ ECOVERO™, serat berbahan dasar kayu yang tersertifikasi dan ramah terhadap lingkungan. Kedua merek serat tersebut juga menjadi highlight dari Lenzing saat menjadi eksibitor dalam acara Indo Intertex 2022 di Jakarta International Expo, Kemayoran. Baca Juga: Pajak Karbon Kembali Ditunda, Seberapa Mendesakkah untuk Diterapkan?

TENCEL™ merupakan merek serat khusus tekstil dari Lenzing Group yang mencakup kebutuhan tekstil untuk produk pakaian dan produk untuk rumah. Portofolio merek serat TENCEL™ menciptakan langkah yang evolusioner dalam hal keberlanjutan, keuntungan fungsionalitas produk, kenyamanan dan dapat menyesuaikan dengan penggunaan atau aplikasi sehari-hari.

”TENCEL™ saat ini sedang dalam proses menuju True Carbon Zero, agar bisa berkontribusi pada industri tekstil yang bebas emisi karbon. Di tahun 2020, serat bebas karbon pertama di industri yakni TENCEL™ Carbon Zero berhasil diluncurkan oleh Lenzing. Dalam satu dekade mendatang, kita akan melihat lebih banyak inovasi berbasis keberlanjutan dalam rangka mewujudkan visi bebas karbon di tahun 2050,” tutur Winston A. Mulyadi, Head of Commercial Textile, Lenzing Group SEA & Oceania.

Selain TENCEL™, Lenzing juga memiliki merek lain yang diproduksi dengan menerapkan proses keberlanjutan yakni LENZING™ ECOVERO™. Serat LENZING™ ECOVERO™ yaitu serat viscose atau rayon yang diproduksi dengan standar yang lebih tinggi dibanding dengan serat viscose dipasaran saat ini karena menggunakan proses produksi yang lebih ramah lingkungan, karbon emisi 50% lebih rendah dan dampak penggunaan air yang lebih sedikit serta telah disertifikasi oleh EU Ecolabel.

Serat ini dapat terurai secara hayati dan secara alami kembali ke alam setelah dibuang, sebagaimana disertifikasi oleh TÜV AUSTRIA. LENZING™ ECOVERO™ rencananya akan mulai diproduksi juga oleh SPV di Indonesia pada Maret 2023.

“Lenzing menyadari bahwa di dunia dengan sumber daya alam yang terbatas, kelestarian lingkungan mengharuskan kita mengambil lebih sedikit dan hanya menggunakan sumber daya yang kita butuhkan, dan memanfaatkannya dengan efisiensi yang maksimum. Kami akan terus berfokus untuk menciptakan inovasi yang mampu membawa perubahan pada industri tekstil dan fashion,” kata Winston A. Mulyadi.

Baca Juga: Normalisasi Kali Ciliwung Versi Heru Budi, Praktisi Hukum: Tolong Dipahami, Anda Itu Gubernur Giveaway!

Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman

Advertisement

Bagikan Artikel: