Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pejuang Lokal Mitra Blibli Bagikan Tips Mempertahankan Usaha saat Pandemi

Pejuang Lokal Mitra Blibli Bagikan Tips Mempertahankan Usaha saat Pandemi Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ada banyak UMKM di Indonesia terdampak akibat pandemi, yang akhirnya memaksa sebagian dari mereka untuk menutup usahanya karena tidak mampu melakukan persaingan.

Bersamaan dengan dorongan pandemi yang memaksa masyarakat melakukan kegiatan secara online, UMKM pun harus melakukan adaptasi digitalisasi untuk dapat bersaing dan bertahan. Salah satu caranya adalah dengan bergabung dan bermitra dengan platform marketplace.

Salah satu mitra Blibli, produsen rendang dari merek Rendang Uni Tutie yang saat ini produknya telah go international mengungkapkan bagaimana ia berusaha menerapkan strategi yang baik untuk mempertahankan usahanya.

Baca Juga: Blibli Berikan Komitmennya Dukung UMKM Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat

"Selama pandemi, kami belajar banyak untuk berjualan secara online, jadi kami memanfaatkan kesempatan pandemi ini untuk masuk ke pasar online. Saat pandemi juga, kami mencoba meningkatkan kualitas produk, yaitu dengan cara kami meningkatkan sertifikasinya. Dimulai dari BPOM lalu naik ke level yang lebih tinggi dan seterusnya," ungkap Sri Yuliasti, pemilik dari UMKM Rendang Uni Tutie, dalam Forum Dialog Blibli bersama Pejuang Lokal pada Senin (15/8/2022).

Ia mengungkapkan bahwa kini produknya mampu masuk ke pasar online di Eropa berkat dorongan Blibli yang terus memberikan dukungan terkait dengan pemasaran dan pertumbuhan dari usahanya tersebut.

Blibli memiliki komitmennya untuk mendukung program pemerintah dalam upaya digitalisasi UMKM dengan melakukan webinar dan berbagai pelatihan bagi para pelaku UMKM.

Melalui kesempatan di acara yang sama, CMO Blibli, Edward K Suwignyo mengungkapkan bahwa setiap UMKM memiliki peluang yang sama seperti yang didapatkan oleh UMKM milik Sri Yuliasti untuk mengembangkan bisnisnya hingga ke kancah mancanegara.

"Untuk dapat bergabung, yang pertama adalah memastikan UMKM yang bergabung adalah UMKM produsen yang memang memiliki kemampuan untuk produksi. Selanjunya kami melihat keinginan untuk maju. Pada perkembangan UMKM, kami akan mendorong UMKM untuk maju bersama, dengan memberikan bantuan, misalnya informasi dan arahan terkait sertifikasi, atau lainnya sehingga mereka dapat menempuh cara yang lebih efektif. Kami akan bantu mereka supaya dapat memenuhi standar kriteria untuk berkompetisi di dunia digital," tutur Edward.

Memberikan apresiasi besar pada usaha dan kinerja Blibli membersamai perjalanan usahanya, Sri Yuliasti menyampaikan, "bersama Blibli, saya jadi sadar pentingnya memaksimalkan channel digital dalam menjalankan usaha, khususnya lewar e-commerce. Hal ini benar-benar membantu perjalanan transformasi digital UMKM saya untuk membuka peluang-peluang baru dari dunia digital dalam menumbuhkan usaha secara berkelanjutan."

Baca Juga: Bukan Berdasarkan Fakta dan Data, Refly Harun Ungkap Alasannya Tak Percaya Motif Pelecehan Seksual di Kasus Pembunuhan Brigadir J

Penulis: Tri Nurdianti
Editor: Rosmayanti

Advertisement

Bagikan Artikel: