Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

KA Bandara YIA Tambah Jadwal Perjalanan pada 17 Agustus, Yuk Cek Jadwalnya

KA Bandara YIA Tambah Jadwal Perjalanan pada 17 Agustus, Yuk Cek Jadwalnya Kredit Foto: Angkasa Pura I
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bertepatan HUT RI pada 17 Agustus 2022, KA Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) akan menambah jadwal perjalanan menjadi 24 kali perjalanan per hari. Penambahan dilakukan untuk memenuhi permintaan masyarakat.

Direktur Utama PT Railink, Anggoro Triwibowo mengatakan, sejak beroperasi pada akhir 2021 lalu KA Bandara YIA telah menjadi salah satu moda transportasi dari dan ke bandara yang banyak diminati. Baik pelaku bisnis maupun pelaku wisata.

Untuk itu, pada HUT RI kali ini mereka akan menambah jadwal perjalanan menjadi 24 kali perjalanan per hari dari 20 kali perjalanan setiap harinya. Ia berharap, dapat melayani lebih banyak penumpang sekaligus untuk memenuhi animo masyarakat.

"Dalam menggunakan transportasi umum sebagai penunjang untuk melakukan mobilitas sehari-hari dari dan ke YIA," kata Anggoro.

Penambahan frekuensi perjalanan ini mulai dapat dinikmati pengguna terhitung mulai 17 Agustus 2022. Penumpang bisa menikmati layanan ini di Stasiun KA Bandara Yogyakarta, Stasiun KA Bandara Wates dan Stasiun KA Bandara YIA.

Jadwal keberangkatan dari Stasiun KA Bandara Yogyakarta 05.00, 06.00, 08.09, 08.59, 10.19, 10.55, 12.10, 12.55, 14.02, 14.56, 16.55 dan 18.00. Dari KA Bandara YIA 07.21, 08.07, 09.25, 10.07, 11.10, 11.57, 13.08, 14.00, 15.10, 16.49, 17.50 dan 19.15.

Anggoro menegaskan, harga tiket masih tetap sama yaitu Rp 20.000. Untuk relasi Stasiun KA Bandara Yogyakarta-Stasiun KA Bandara YIA, atau sebaliknya serta untuk relasi Stasiun KA Bandara YIA-Stasiun Wates maupun sebaliknya. 

"Sedangkan, untuk relasi Stasiun KA Bandara Wates-Stasiun KA Bandara Yogyakarta atau sebaliknya Rp 10.000," ujar Anggoro.

Tiket KA Bandara YIA dapat dibeli melalui seluruh kanal pembelian tiket. Daring seperti aplikasi KA Bandara, website Railink dan KAI Acces, atau luring seperti di vending machine, meja informasi stasiun dengan metode tunai maupun non tunai.

Baca Juga: Blak-blakan Sebut Jokowi dan Kaesang Bisa Diadili Karena KKN, Rizal Ramli Terangkan Penyebabnya

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Boyke P. Siregar

Advertisement

Bagikan Artikel: