Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

PLN UP2B Sumbagut Edukasi Generasi Muda untuk Peduli K2

PLN UP2B Sumbagut Edukasi Generasi Muda untuk Peduli K2 Kredit Foto: Khairunnisak Lubis
Warta Ekonomi, Medan -

PT PLN (Persero) UIP3B Sumatera Unit Pelaksana Pengatur Beban Sumatera Bagian Utara (UP2B Sumbagut) mengedukasi generasi muda agar mengenal Keselamatan Kelistrikan (K2).

Acara bertajuk Edukasi Bahaya Listrik Triwulan III ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 18 Medan yang terletak di Jl. Sei Mencirim No 60 Medan Krio Kec Medan Sunggal Kab. Deli Serdang Prov. Sumatera Utara.

Baca Juga: Begini Strategi PLN Genjot Iklim Investasi di Kota Bandung

Pejabat Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) UP2B Sumbagut, Freddy Surianto menyampaikan tentang proses listrik agar bisa sampai ke rumah-rumah.

 "Mulai dari pembangkitan tenaga listrik, jaringan transmisi hingga sampai di rumah untuk yang nantinya bisa dipergunakan oleh masyarakat," katanya, Kamis (8/9/2022).

Selanjutnya Freddy menambahkan, listrik yang digunakan sehari - hari memiliki potensi risiko bahaya, seperti tersetroom hingga kebakaran tanpa kita sadari.

"Potensi bahaya tersebut terjadi akibat ketidaktahuan kita maupun keteledoran kita sendiri. Banyak potensi bahaya yang sering dilakukan masyarakat seperti bermain layang-layang, membangun rumah, membakar sampah dan lain-lain yang pelaksanaannya berada disekitar jaringan," ujar Freddy.

Salah satu perilaku yang teledor adalah dengan memasang banyak stacker di satu stop kontak ini dapat mengakibatkan korsleting atau membuat kabel menjadi panas karena bebannya terlalu berat sehingga dapat menyebabkan kebakaran.

"Melalui acara ini diharapkan siswa/siswi SMA Muhammadiyah 18 Medan mengetahui bahaya listrik yang ada di sekitarnya, dan dapat mencegah kecelakaan akibat bahaya listrik," ujarnya.

Minar Adelina Tanjung. S.Pd selaku kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 18 Medan mengucapkan banyak terima kasih kepada PLN yang telah memberi edukasi kepada seluruh siswa/siswi tentang bahaya listrik.

Baca Juga: PLN Serahkan Sertifikat Energi Terbarukan untuk Lima Istana Kepresidenan

"Harapannya ini dapat terus berjalan setiap tahunnya sehingga masyarakat dapat mengetahui tentang bahaya listrik sehingga dapat mengurangi kecelakaan maupun gangguan yang disebabkan oleh masyarakat akibat ketidak tahuannya," pungkasnya.

Baca Juga: PAN Jateng Dukung Pencapresan Ganjar Pranowo, Pengamat: Bisa Dapat Tiket Capres KIB

Penulis: Khairunnisak Lubis
Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: