Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Berikut Tiga Hal Penting Guna Mengendalikan Inflasi Menurut Bos BI

Berikut Tiga Hal Penting Guna Mengendalikan Inflasi Menurut Bos BI Kredit Foto: Antara/ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/Ilustrasi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menekankan pentingnya semangat gotong royong untuk memperkuat koordinasi dan sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Pusat, dan Daerah serta mitra kerja lainnya melalui GNPIP.

Perry mengatakan, terdapat tiga hal penting dalam pengendalian inflasi nasional, yaitu Pertama, tren kenaikan inflasi saat ini disebabkan oleh kenaikan harga pangan bergejolak, sehingga GNPIP menjadi urgensi tersendiri untuk mengatasi gejolak harga tersebut agar tingkat inflasi volatile foods dapat turun dibawah 5 persen.

Baca Juga: Bos BI Sebut Inflasi Pangan adalah Efek Rambatan dari Naiknya Harga BBM

Kedua, upaya pengendalian inflasi perlu diperkuat dengan mencermati bagaimana dampak rambatan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan efektivitas subsidi penyangga sosial, guna menjaga daya beli masyarakat.

Ketiga, menindaklanjuti arahan Presiden pada Rakornas Pengendalian Inflasi dan Rapat 12 September 2022, memperkuat sinergi dan berbagai upaya agar mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Dengan 7 program unggulan GNPIP  yang sudah dimplementasikan di 28 wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Dalam Negeri (KPwDN) sejak 10 Agustus 2022, GNPIP tercatat sudah berkontribusi membantu 179 pasar murah, mengkoordinasikan 43 kerjasama antardaerah, mendistribusikan 902.977 polybag bibit cabai dan berbagai program lainnya.

"Marilah kita bersama mengendalikan inflasi ini untuk mensejahterakan rakyat. Apakah dengan penggunaan anggaran daerah, apakah kemudian juga penyaluran bantuan sosial, kerjasama antardaerah, dan memperkuat sentra-sentra produksi holtikultura. Dan juga terus kita lakukan secara bersama. Kuncinya adalah Sinergi," kata Perry Warjiyo dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah Pengendalian Inflasi Tahun 2022, di Surabaya, dipantau secara daring, Rabu (14/9/2022).

Sebagai informasi, Bank Indonesia bersama Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah serta mitra strategis yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) berkomitmen memperkuat sinergi dan inovasi berbagai program pengendalian inflasi dan membangun ketahanan pangan nasional.

Penguatan sinergi dan inovasi ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi tanggal 18 Agustus 2022 serta pada pertemuan dengan seluruh kepala daerah pada tanggal 12 September 2022.

Baca Juga: Inflasi AS Bikin Was-Was, Nasib Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini Nahas!

Turut hadir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Koperasi dan UMKM, Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan yang diwakili oleh Dirjen Perimbangan Keuangan, Menteri PPN/ Bappenas yang diwakili oleh Deputi Bidang Ekonomi, Menteri Pertanian yang diwakili oleh Dirjen Hortikultura, Kepala Badan Pangan Nasional, Direktur Utama Perum Bulog yang diwakili oleh Direktur Keuangan; Wakil Ketua Komisi III, IV, VIII dan XI DPR RI; anggota Komisi II dan XI DPR RI; sejumlah pejabat Kepala Daerah, serta mitra strategis lainnya.

Baca Juga: Wah! Kini Pembayaran SIM dan SKCK Bisa Lewat Bank Syariah Indonesia

Penulis: Martyasari Rizky
Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: