Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Elon Musk Dianggap Biang Rusuh oleh Rusia, Tapi Jadi Pahlawan Bagi Ukraina

Elon Musk Dianggap Biang Rusuh oleh Rusia, Tapi Jadi Pahlawan Bagi Ukraina Kredit Foto: Reuters/Mike Blake
Warta Ekonomi, Jakarta -

CEO Tesla Elon Musk dianggap sebagai pembuat onar pada perang Rusia-Ukraina. Bos Tesla ini telah sepenuhnya membalikkan rencana komunikasi Moskow yang ingin memaksakan narasinya dalam invasi tak beralasan ke Ukraina sejak 24 Februari lalu.

Awalnya, semuanya tampak berjalan sesuai rencana Presiden Vladimir Putin sampai Musk mengutuk invasi ini dengan secara resmi memberikan dukungannya kepada Kyiv dan Ukraina.

Sang taipan bahkan melangkah lebih jauh dengan memutuskan untuk mengirim antena Starlink ke Ukraina untuk memungkinkan penduduk dan otoritas lokal terus berkomunikasi dengan dunia luar untuk menceritakan kehidupan sehari-hari mereka dan versi mereka tentang apa yang terjadi.

Baca Juga: Koar-Koar Mau Beli Twitter Seharga Rp657 T, Elon Musk, Jadi Beli atau Enggak?

Melansir The Street di Jakarta, Senin (19/9/22) Starlink merupakan layanan koneksi internet satelit dari SpaceX milik Musk. Layanan Starlink memungkinkan warga Ukraina mengakses internet secara independen.

Selain itu, layanan ini juga memungkinkan negara untuk tetap berhubungan dengan dunia luar melalui konstelasi satelit orbit rendah bumi. Starlink terutama digunakan di daerah-daerah yang dibom oleh Rusia dan daerah-daerah terpencil.

Dengan mengirim Starlink ke Ukraina yang terkepung, sang maestro teknologi menggagalkan rencana Moskow untuk memutuskan hubungan negara itu dari dunia luar dengan menghancurkan infrastruktur telekomunikasinya.

Baca Juga: Begini Strategi BRI Tingkatkan Penyaluran Kredit Konsumer di 2022

Penulis: Fajria Anindya Utami
Editor: Fajria Anindya Utami

Advertisement

Bagikan Artikel: