Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Green Fuel Project, Inisiatif Pertamina Patra Niaga Menuju Net Zero Emission

Green Fuel Project, Inisiatif Pertamina Patra Niaga Menuju Net Zero Emission Kredit Foto: Pertamina
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pertamina Patra Niaga, sebagai Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), berkomitmen mendukung upaya transisi menuju penggunaan energi yang lebih baik serta upaya mengurangi emisi.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah inisiatif Green Fuel Project untuk mewujudkan kebutuhan berkelanjutan bagi konsumen industri dalam memenuhi kebutuhan energinya.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution mengatakan bahwa saat ini kebutuhan energi atau bahan bakar konsumen industri tidak hanya fokus kepada berapa banyak bahan bakar yang dibutuhkan.

Baca Juga: Erick Thohir Rombak Susunan Komisaris dan Direksi Pertamina

Namun juga bagaimana bahan bakar yang digunakan dapat memenuhi kriteria dekarbonisasi untuk mendukung cita-cita Indonesia menuju net zero emission.

“Target Pertamina Group adalah berkontribusi terhadap pengurangan 30% emisi karbon serta meningkatkan bauran energi baru terbarukan sebesar 15% pada 2030. Bagi konsumen industri, kami pada kesempatan Coaltrans Asia ini mengenalkan kepada inisiatif Green Fuel Project bagi seluruh konsumen industri yang kami layani. Selain itu, dalam mendukung target tersebut kami juga mengembangkan SPBU Green Energy Station, memperluas akses BBM dan LPG dan program biodiversity berkelanjutan,” ujar Alfian dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (22/9/2022). 

Sebagaimana diketahui, saat ini, pemerintah sedang menyiapkan kebijakan pajak karbon sebagai salah satu upaya dekarbonisasi dan pengurangan emisi kepada pelaku industri. 

Green Fuel Project yang ditawarkan Pertamina Patra Niaga ini menjadi salah satu solusi bagi konsumen industri dalam memenuhi tantangan dan kebijakan terkait dengan diberlakukannya kebijakan pajak karbon dan kebijakan Nilai Ekonomi Karbon.

“Dengan Green Fuel Project, Pertamina Patra Niaga akan menjual produk BBM eksisting dan dikombinasi dengan solusi karbon, yang menjadi solusi kepada pelaku industri yang akan dikenakan pajak karbon. Skemanya dalam bentuk Netral Fuel atau mekanisme lainnya berupa offset dengan carbon credit. Green Fuel Project adalah inisiatif awal, sambil menunggu peraturan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) dan peraturan Pajak Karbon yang akan ditetapkan pemerintah,” ujarnya. 

Sebagai bentuk kesiapan dalam mengimplementasikannya, Pertamina Patra Niaga dalam kesempatan yang sama turut melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan dua konsumen industrinya.

Baca Juga: Maybank Indonesia Resmikan Kantor Cabang Relokasi di Bandar Lampung

Penulis: Djati Waluyo
Editor: Rosmayanti

Advertisement

Bagikan Artikel: