Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Cium Upaya Penjegalan, SBY Rupanya Tak Ambil Dua Peluang Emas Demi Selamatkan AHY: Hanya Gigit Jari!

Cium Upaya Penjegalan, SBY Rupanya Tak Ambil Dua Peluang Emas Demi Selamatkan AHY: Hanya Gigit Jari! Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun menyoroti pernyataan Susilo Bambang Yudhyono (SBY) yang mengatakan dirinya mendengar ada isu penjegalan serta kecurangan dalam Pilpres 2024.

Dirinya mengatakan SBY sebenarnya bisa menghentikan hal ini sejak awal. Bahkan sampai saat ini, Refly Harun masih menyesalkan keputusan SBY yang membiarkan hal ini terjadi.

Baca Juga: Tak Heran Akan Ucapan SBY Terkait Adanya Upaya Penjegalan, Loyalis Prabowo: Kita Semua Sudah Tahu...

Hal tersebut adalah, SBY tidak pernah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) soal presidential threshold.

“Satu yang saya sesalkan dari ke pemerintahan SBY. Kenapa beliau tidak keluarkan Perppu untuk menghapus presidensial threshold itu,” ujar Refly saat dikonfirmasi GenPI.co, Kamis (22/9).

Padahal, menurutnya, SBY bisa melakukan hal tersebut saat memerintah dan menjadi presiden 2 periode.

“Peluang itu bukan tidak ada. Pertama, ketika Partai Demokrat berkuasa dengan kursi terbesar,” tuturnya.

Baca Juga: Polri dan Timsus Jokowi Kebelet Ingin Tangkap Hacker Bjorka, Loyalis AHY: Buang Uang dan Tenaga...

Kedua, kata Refly, saat SBY masih menduduki kursi presiden menjelang Pilpres 2014.

Baca Juga: KB Bukopin Gandeng PPA Untuk Kelola Aset Berkualitas Rendah Senilai Rp 1,3 Triliun

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: