Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

5 Fakta Wanita Emas yang Viral Histeris di Kejagung, Ternyata Pernah Kritik Anies: Saya Berani Potong Jari Saya di Depan Kalian!

Warta Ekonomi, Jakarta -

Sosok 'Wanita Emas' kembali menghebohkan usai kedapatan menangis histeris saat digiring oleh petugas Kejaksaan Agung (Kejagung) atas kasus korupsi penyimpangan dana oleh PT Waskita Beton Precast.

Selama proses itu, wanita yang bernama asli Hasnaeni Moein tersebut tampak meraung-raung dan memberontak dengan histeris, menolak diamankan.

Adegan penangkapan perempuan tersebut yang terjerat dalam pusaran dugaan korupsi bukan satu-satunya kontroversi yang pernah ia tuai. Sebab, Hasnaeni kerap mendulang kontroversi sepanjang kariernya sebagai tokoh publik.

Berikut deretan kontroversi Hasnaeni Moein si Wanita Emas. 

Baca Juga: Terlilit Korupsi, Wanita Emas Berbohong Sakit Sebelum Dijemput Paksa Kejaksaan

Kekeuh maju jadi Gubernur DKI Jakarta

Nama Hasnaeni Moein muncul ke permukaan publik ketika dirinya mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Pemilihan Gubernur 2017 silam.

Kala itu, Hasnaeni maju menjadi kandidat Gubernur Jakarta di tengah laporan penipuan yang dilayangkan kepadanya. Hasnaeni dilaporkan oleh pengusaha bernama Abu Arief Hasibuan terkati tindak pidana penipuan proyek di Jayapura tahun 2014.

Saat menanggapi tentang laporan tersebut, Hasnaeni tetap kukuh maju mencalonkan diri dan melihat tudingan tersebut sebagai pembelajaran.

"Saya tetap maju. Tidak akan goyang kok. Biarkan ini berjalan," ungkapnya saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (15/4/2016) silam.

Tak cuma Gubernur DKI, jabatan Ketua Umum Partai Demokrat turut disasar

Baca Juga: Yakini Upaya Menjegal Anies di Pilpres 2024 Benar, Rocky Gerung: Seluruh Genderewo Diarahkan untuk Mencegat Anies

Meski getol mencalonkan diri jadi Gubernur DKI Jakarta, Hasnaeni tak berhasil maju hingga putaran pertama pemilihan. Ia tak menunjukan patah semangat dan kemudian menyasar jabatan Ketua Umum Partai Demokrat yang diperjuangkan dalam Kongres Luar Biasa (KLB).

Nama terdaftar dalam calon Ketua Umum partai sebagaimana yang diungkap oleh Mantan Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat dan salah seorang penggagas Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat, Max Sopacua.

Klaim habiskan Rp20 miliar buat ambisi jadi Gubernur DKI

Si wanita emas ini juga getol mempromosikan dirinya saat menjelang Pilkada Jakarta 2017. Saat itu, ia bahkan mengklaim sudah menghabiskan dana sampai Rp20 miliar demi ambisinya menjadi orang nomor satu di ibu kota.

Baca Juga: Kapolri Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Sosok Ini Harusnya Ikut Ditersangkakan: Kok Nggak Sekalian?

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Editor: Ayu Almas

Advertisement

Bagikan Artikel: