Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Perbesar Peran UMKM untuk Dukung Pemulihan Pariwisata, Ini Upaya Kemenparekraf!

Perbesar Peran UMKM untuk Dukung Pemulihan Pariwisata, Ini Upaya Kemenparekraf! Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) berupaya memperbesar peran aktif pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mendukung upaya pemulihan pariwisata melalui peningkatan kompetensi dan keahlian berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi.

Plt. Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf dalam acara "Focus Group Discussion: Promoting Tourism Resilience" yang diinisiasi Grab Indonesia dalam rangkaian penyelenggaraan "The 2nd Tourism Working Group (TWG)", Sabtu (24/9/2022) di Jendela Bali Restaurant, Garuda Wisnu Kencana Monument, mengatakan, pelaku usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM) telah terbukti menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional. 

"Kami terus mendorong peran dari UMKM dengan peningkatan kapasitas pelaku UMKM yang telah terbukti menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Salah satunya adalah melalui digitalisasi yang akan meningkatkan peluang pelaku UMKM dalam memperluas pasar," kata Frans Teguh, sebagaimana dalam siaran resmi Biro Humas Kemenparekraf, Minggu (25/9/2022).

Baca Juga: UNWTO: Tahun 2022 Sektor Pariwisata Global Berada dalam Mode Pemulihan

Karenanya ia mengapresiasi dukungan Grab Indonesia dalam menghadirkan FGD yang dihadiri para delegasi TWG. Dalam kegiatan ini para pelaku UMKM dapat saling bertukar ide dan pengalaman dengan para anggota delegasi dalam meningkatkan peran UMKM dengan semangat pemulihan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. 

Pemerintah, kata Frans, terus berupaya mendorong kehadiran wisatawan. Di saat yang sama juga mendorong terciptanya lingkungan dan ekonomi yang berkelanjutan. Di sini peran UMKM dan juga para mitra dari Grab Indonesia memiliki porsi yang besar. 

"Kegiatan pariwisata perlu connect dengan transformasi digital. Namun tetap harus diingat bahwa pariwisata harus ada real experience di mana hospitality kita, keramahtamahan kita harus jadi yang utama," kata Frans. 

Baca Juga: Lampau Kinerja Pra Pandemi, Penyaluran KPR BCA Capai Rp 108,3 Triliun pada 2022

Penulis: Martyasari Rizky
Editor: Fajria Anindya Utami

Bagikan Artikel:

WE Academy

Aspek Hukum Perkreditan & Administrasi Kredit

Aspek Hukum Perkreditan & Administrasi Kredit

Lihat Semua