Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pertemuan Terselubung Gibran dan Rocky Gerung, Ternyata Ini Bocoran Pembahasannya!

Pertemuan Terselubung Gibran dan Rocky Gerung, Ternyata Ini Bocoran Pembahasannya! Kredit Foto: Instagram/Gibran Rakabuming Raka
Warta Ekonomi, Jakarta -

Putra pertama Presiden Joko Widodo Gibran Rakabuming Raka mengunjungi pengamat politik Rocky Gerung di Sentul, Jawa Barat, Jumat (23/9/2022). Gibran mengakui, kunjungannya ke rumah aktivis yang kerap mengkritisi pemerintahan Jokowi itu tidak ada ketegangan, melainkan diskusi santai dengan Rocky Gerung. Dia juga memastikan tidak akan ada lagi istilah "cebong" dan "kampret" seusai mengunjungi Rocky Gerung.

"Main aja. Kami semua saudara, sudah tidak ada lagi (istilah) cebong, kampret, dan lain-lain," ungkap Wali Kota Surakarta itu. Gibran menegaskan tidak ada permusuhan dengan pihak mana pun.

Keduanya membahas beberapa hal dalam pertemuan tersebut. "(Membahas) human genome, social movement, dll," terang dia.

Baca Juga: Kata Gibran Usai Sowan ke Rocky Gerung: Sudah Tidak Ada Lagi Cebong dan Kampret

Ditanya soal kemungkinan keduanya membuat proyek bersama, Gibran menuturkam tidak ada rencana apa pun yang dibuat dalam pertemuan tersebut, termasuk soal pembahasan politik.

"Ngobrol santai saja," tuturnya. Selain itu, Gibran telah membagikan foto-foto pertemuannya dengan Rocky Gerung di akun media sosial miliknya. Warganet bahkan merespons baik dan mengapresiasi pertemuan tersebut.

Adapun, Gibran mendatangi rumah Rocky Gerung di Sentul, Jumat (23/9/2022), seusai mengikuti kegiatan sekolah partai kepala daerah kader PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta, Kamis (22/9/2022).

Baca Juga: Pendukungnya Sebut Anies Kerap Diserang Isu Hoaks, Waketum Partai Garuda Sentil: Jika Tidak Mampu Menari, Jangan Salahkan Lantainya

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Fajria Anindya Utami

Advertisement

Bagikan Artikel: