Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Menuju Transisi Energi, KAI Pasang Solar Panel di Stasiun dan Perkantoran

Menuju Transisi Energi, KAI Pasang Solar Panel di Stasiun dan Perkantoran Kredit Foto: Antara/Prasetia Fauzani
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi mulai menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atau solar panel di stasiun dan bangunan kantornya dan dapat melakukan efisiensi.

Untuk tahap pertama, KAI  memasang Solar Panel pada Stasiun Gambir dengan daya 40,5 kWp dan gedung Jakarta Railway Center dengan daya 40 kWp. 
 
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko KAI Salusra Wijaya mengatakan, pemasangan solar panel ini merupakan upaya transisi energi yang dilakukan perusahaan dengan menggunakan energi baru terbarukan (EBT) untuk suplai energi listrik di berbagai aset KAI.
 
“KAI ingin turut serta menghijaukan Indonesia melalui Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pemanfaatan EBT untuk terciptanya ekosistem bisnis yang lebih baik dan berkelanjutan,” kata Salusra.
 
Pada tahap awal, transisi energi ini telah diterapkan pada Stasiun Gambir karena stasiun ini merupakan ikon stasiun di pusat Kota Jakarta. Adapun gedung Jakarta Railway Center adalah salah satu gedung perkantoran utama KAI selain kantor pusat KAI yang berada di Bandung.
 
Dengan menggunakan solar panel kapasitas 40,5 kWp di Stasiun Gambir, KAI dapat menghemat penggunaan listrik hingga 6,75% dengan asumsi tangkapan energi sinar matahari secara optimal harian selama 4 jam dari pukul 10.00 sampai dengan 14.00.

Sebagai gambaran, pada saat solar panel memproduksi energi listrik sebesar 40,5 kWp dapat dipergunakan untuk mengoperasikan 20 unit AC berkapasitas 2 PK secara bersamaan atau kurang lebih menyalakan 1.000 lampu LED 40 watt yang terpasang di dalam stasiun secara bersamaan.

Penggunaan energi matahari yang diimplementasikan pada Stasiun Gambir dan Jakarta Railway Center ini merupakan sistem solar panel On Grid yang menggabungkan suplai listrik dari jaringan listrik PLN dan jaringan listrik solar panel.

Ke depan kata dia  KAI akan meningkatkan daya solar panel tersebut dan menambah lokasi pemasangannya pada aset-aset KAI lainnya secara bertahap. Sehingga akan terjadi efisiensi dalam penggunaan dan pengendalian energi bangunan serta penggunaan EBT dapat semakin meluas di seluruh wilayah kerja KAI

Baca Juga: Prabowo Subianto Bisa Ketar-ketir, Anies Baswedan jadi Ancaman Nyata di Pilpres 2024

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Advertisement

Bagikan Artikel: