Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

PDIP Siap Usung Capresnya Sendiri, Begini Jawaban Puan Maharani Ditanya Soal Pendamping: Insyaallah Punya

PDIP Siap Usung Capresnya Sendiri, Begini Jawaban Puan Maharani Ditanya Soal Pendamping: Insyaallah Punya Kredit Foto: DPR
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyatakan bahwa partainya siap memiliki capres sendiri dalam pergelaran Pilpres 2024. Pasalnya, perolehan suara PDIP pada Pemilu 2019 telah memenuhi ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold.

"PDI Perjuangan kan punya tiket sendiri, sudah mencukupi. Suaranya PDI Perjuangan juga sudah bisa maju," kata Puan.

Baca Juga: Jurang Kekalahan Bagi PDIP Jika Tetap Usulkan Puan Maharani dalam Pilpres 2024, Saiful Mujani: Dia Memperlemah!

Hal tersebut disampaikan Puan saat menjawab pertanyaan awak media seusai menanam padi dan berdialog bersama petani di Desa Adat Sedang, Abiansamel, Badung, Bali, Rabu (28/9/2022). Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu sebelumnya.

Dalam Pileg 2019, PDIP berhasil memperoleh 27.503.961 suara yang kemudian dikonversikan menjadi 128 kursi DPR RI. Jumlah kursi PDIP di DPR lebih dari 20 persen yang menjadi syarat ambang batas pengajuan pasangan Capres dan Cawapres.

Oleh karena itu, menurut Puan, PDIP siap memiliki calon presiden. Sekalipun tanpa berkoalisi dengan partai lain, PDIP mampu mengusung pasangan capres-cawapres sendiri. "Tentu sesuai jumlah suara yang ada, PDIP siap memiliki calon presiden," ujar Puan.

Meski begitu, bukan berarti PDIP tidak akan bekerja sama dengan partai-partai lainnya di Pilpres mendatang. Puan mengatakan PDIP membuka ruang kepada partai manapun untuk berkoalisi apabila memiliki kesamaan visi dan misi.

Baca Juga: Meski di-Endorse Jokowi, Ganjar Merendah dan Ngaku Nggak Punya Prestasi, Pengamat: Memang Benar Adanya, jadi Gubernur yang Terburuk

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.com.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: