Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Lestarikan Budaya Indonesia di Kancah Dunia, Sroja Hadir di New York dengan Penuh Warna

Lestarikan Budaya Indonesia di Kancah Dunia, Sroja Hadir di New York dengan Penuh Warna Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Seiring dengan berkembanganya gaya hidup pasca pandemi, tren fashion mengalami kebangkitan kembali di kancah dalam dan luar negeri. Terlebih di tahun 2022 yang merupakan turning point industri fashion di berbagai belahan bumi.

Saat ini berbagai terobosan bermunculan seperti hadirnya kombinasi warna yang cenderung lebih berani, saling bertabrakan, namun penuh harmoni.

Fashion menjadi cara kita dalam mengekspresikan emosi dan jati diri. Apalagi, sentuhan yang diberikan dalam sebuah tampilan merepresentasikan budaya yang melekat dengan negeri sendiri. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan diri dan menjadi kebanggaan tersendiri.

Salah satunya dalah penggunaan aksesori. Bak garnish dalam sepiring ‘sajian’ untuk disantap, aksesori menjadi pelengkap gaya berbusana untuk menyempurnakan tampilan.

Menggunakan aksesori seperti scarf sudah mengalami pergeseran fungsi, yang tadinya hanya menjadi pemanis di bagian leher, kini menjadi lebih serbaguna.

Sroja, brand scarf premium kebanggaan negeri yang merupakan aksesori serbaguna. Perpaduan otentik antara modern dan tradisional, melekat dengan makna simbolik identik dengan beragam corak budaya dan alam Indonesia.

Pada 9 September 2022 lalu, di kota New York, Amerika Serikat Sroja meluncurkan koleksi terbarunya. Dipilihnya New York sebagai tempat istimewa peluncuran koleksi terbaru, sejalan dengan tujuan Sroja yang ingin memperkenalkan warna-warni Indonesia ke dunia internasional.

Lewat acara “Indopop Movement 2022” yang diadakan di Time Square New York, Sroja menyajikan peragaan busana  koleksi scarf terbaru yang terdiri atas 6 presentasi penampilan  penggunaan produk Scarf beserta Twilly yang berbeda-beda. Acara ini turut dihadiri oleh musisi dalam negeri seperti Fitri Carlina, Vicky Shu, dan D’Masiv.

Adapun Koleksi Terbaru Sroja Vol. 2 terdiri atas 5 motif yang terinspirasi dari keragaman alam dan budaya Indonesia, yaitu Hutan Maluku, Kepulauan Raja Ampat, Rumah Tongkonan khas Toraja, Pura Bali, dan tokoh wayang Arjuna.

Selain kelima motif tersebut, Sroja turut memperkenalkan motif-motif lainnya yang juga terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya Indonesia.

Koleksi scarf terbaru ini menggunakan bahan Premium Silk, dengan ukuran 90x90 cm yang cocok digunakan bukan hanya sebagai scarf pada umumnya, namun dapat dikreasikan sebagai aksesori pendukung gaya berpakaian dengan beragam aplikasi.

Rangkaian perilisan Koleksi Terbaru Sroja di Kota New York ditutup dengan acara Gala Dinner yang dihadiri oleh influencer-influencer Amerika Serikat seperti Eileen Rhein (@lighttravelsfaster), Luna (@marthaluna), Alexa Alfonso (@lexlovescouture), beserta Olga Ferrara (@olgaferrara_ny).

Penutupan ini bertujuan juga untuk memperkenalkan Luna Maya sebagai wajah Sroja lewat penayangan iklan Sroja Koleksi Terbaru Billboard Times Square, yang juga disiarkan secara Live melalui Instagram Sroja di @Sroja.id.

Di kesempatan tersebut, Mira Uliandi, selaku Founder dan Owner Sroja menuturkan ini adalah tahun spesial untuk Sroja.

"Kita ingin menanamkan di benak semua orang, baik lokal maupun internasional, bahwa di balik cantiknya Sroja ada berbagai cerita dan nilai budaya yang disampaikan. Dengan persona Fearless, Dazzling, dan Enchanting, kami memilih Luna Maya sebagai representasi Sroja sebagai sosok yang berani untuk bereksplorasi, kreatif, dan mempesona melalui pengaplikasian scarf yang beragam,"

Dengan berpartisipasi dalam ajang Internasional, Sroja berharap untuk dapat memperkenalkan warna-warni Indonesia melalui corak khas keragaman budaya dan alam Indonesia baik secara lokal maupun Internasional.

Dengan begitu, diharapkan agar Industri Fashion Indonesia dapat terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu.

Baca Juga: UMP Jateng Rp1,9 Juta, Ganjar Pranowo Disentil: Buruh dan Rakyat Jateng Aja Tak Sejahtera, Gimana Mau jadi Presiden!

Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: